Jenazah 3 Siswa SMPN 7 Kota Mojokerto yang Terseret Ombak di Pantai Drini Dipulangkan Sore Ini

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Selasa, 28 Januari 2025 | 16:49 WIB
Pj. Wali Kota Mojokerto menggelar konferensi pers atas insiden 13 siswa SMPN 7 Kita Mojokerto terseret ombak di Pantai Drini, Gunungkidul.  (Kabarmojokerto.id/Muhammad Lutfi Hermansyah)
Pj. Wali Kota Mojokerto menggelar konferensi pers atas insiden 13 siswa SMPN 7 Kita Mojokerto terseret ombak di Pantai Drini, Gunungkidul. (Kabarmojokerto.id/Muhammad Lutfi Hermansyah)

Kabar Mojokerto- Jenazah 3 siswa SMPN 7 Kota Mojokerto yang terseret ombak di Pantai Dirini dipulangkan Hari Ini, Selasa (28/1). Kepastian itu disampaikan Pejabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto Moch. Ali Kuncoro.

“Terkait pemulangan jenazah, informasi terakhir dari rumah sakit (RSUD Saptosari) bahwa jenazah Insya’ Allah akan dipulangkan setelah proses autopsi pukul 15.00 WIB,” ungkap Ali Kuncoro saat konferensi pers di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto, Selasa (28/1/2025).

“Tentu akan kita kawal dan perhatikan dengan baik agar sesuai dengan harapan kita semua," imbuhnya.

Ia mengatakan, tujuan rombongan SMPN 7 Kota Mojokerto untuk outing class. Diikuti 257 siswa dan 16 guru pendamping.

"Dari 13 siswa, kami laporkan sembilan siswa ditemukan dalam keadaan selamat. Ada 7 anak yang dirawat di RSUD Saptosari, sedangkan 2 dirawat di RSUP dr Sardjito," katanya.

Baca Juga: 13 Pelajar SMP Kota Mojokerto Terseret Ombak di Pantai Drini Gunungkidul, 3 Tewas-1 Masih Belum Ditemukan

Pihaknya menyatakan, sembilan korban ini menjalani perawatan di rumah sakit yang berbeda karena kondisi kesehatannya yang tak sama.

Tujuh siswa yang dirawat di RSUD Saptosari, kini sudah ikut kembali rombongan outing class.

"Mereka sudah ikut kembali dengan rombongan, sudah persiapan pulang menuju Kota Mojokerto," ungkap Mas Pj.

Sedang kedua siswa yang dirawat di RSUP dr Sardjito, kini masih menjalani perawatan intensif. Sebab, mengalami iritasi di lambung.

"Kondisinya banyak menelan air laut, sehingga ada iritasi di lambungnya," papar dia.

Sementara, tiga anak AAA, RYP, dan MYA yang merupakan siswa kelas 7C dinyatakan meninggal dunia. Satu siswa lainnya, RF yang juga merupakan siswa kelas 7C hingga kini belum ditemukan.

"Tiga siswa ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan 1 sampai saat ini masih dalam proses pencarian tim SAR Gunungkidul," bebernya.

Baca Juga: Pemkot Mojokerto Tinjau Ulang Kegiatan Outing Class Setelah 13 Siswa Terseret Ombak di Pantai DriniAli

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X