Kabar Mojokerto - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto berhasil mencapai target pengumpulan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang ditetapkan untuk tahun 2024 sebesar 6 miliar rupiah.
Target ini merupakan kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 4 miliar rupiah. Kenaikan ini menjadi pencapaian penting bagi BAZNAS Kabupaten Mojokerto, yang terus berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program ZIS.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. "Alhamdulillah, meski target yang ditetapkan cukup tinggi, kami berhasil mencapainya dengan baik. Kami mengumpulkan dana ZIS sebesar 6 miliar rupiah di tahun 2024," ujar Zamroni, yang akrab disapa Gus Zam.
Baca Juga: Pendaftaran KIP Kuliah 2025 Dibuka, Ayo Daftar Sekarang Bagi Calon Maba Mojokerto!
Tahun 2025, menargetkan menjangkau lebih banyak penerima manfaat, targetnya 13 ribu mustahiq. Target pengumpulan juga ditingkatkan dari 6 miliar ke 6,6 miliar.
Dari total dana yang terkumpul, sekitar 6.665 Muzakki secara aktif membayar ZIS mereka setiap bulannya melalui BAZNAS Kabupaten Mojokerto. "Dari Muzakki aktif, kami berhasil mengumpulkan dana zakat sebesar 3,1 miliar rupiah, sementara infak juga terkumpul sekitar 3,1 miliar rupiah," tambahnya.
Dana ZIS yang terkumpul tersebut disalurkan kepada 9.199 Mustahik yang berhak menerima bantuan. Program-program yang dilaksanakan meliputi bantuan biaya hidup untuk 401 orang penerima yang masing-masing menerima Rp 2.400.000 setiap bulan selama setahun. Selain itu, 350 marbot masjid menerima fasilitasi BPJS ketenagakerjaan, dan renovasi 105 tempat ibadah telah dilakukan.
Di bidang pendidikan, sebanyak 874 siswa menerima bantuan beasiswa setiap bulan. BAZNAS Kabupaten Mojokerto juga memberikan bantuan kepada 46 keluarga melalui program RUTILAHU (Rumah Tinggal Layak Huni) senilai Rp 20 juta, serta bantuan di bidang kesehatan untuk 74 orang. Tak hanya itu, 190 orang menerima bantuan untuk pemberdayaan usaha kecil yang tersebar di 18 kecamatan.
Baca Juga: Pemkot Mojokerto Minta Masyarakat Tak Panik di Tengah Polemik LPG 3 Kg
Gus Zam juga menambahkan, untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana ZIS, BAZNAS Kabupaten Mojokerto telah membentuk Satuan Audit Internal (SAI). "Ke depan, kami juga berencana menggandeng akuntan publik agar pengelolaan ZIS semakin dipercaya oleh masyarakat," ungkapnya.
Mengakhiri pernyataannya, Gus Zam mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, terutama para ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto, atas dukungannya dalam program ini.
Baca Juga: Saat Polres Mojokerto Kota Kenalkan Tugas-tugas Polisi ke Anak TK
"Gus Zam mengucapkan terima kasih kepada PT Superior Prima Sukses Tbk sebagai mitra pertama BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan berharap lebih banyak perusahaan bergabung untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," tutupnya.
Artikel Terkait
Ramp Check Angkutan Barang di Mojokerto, Ini Temuan Polisi
Siswa Selamat dari Tragedi Pantai Drini Kembali ke Mojokerto Setelah 7 Hari Dirawat di RS Yogyakarta
Saat Polres Mojokerto Kota Kenalkan Tugas-tugas Polisi ke Anak TK
Pemkot Mojokerto Minta Masyarakat Tak Panik di Tengah Polemik LPG 3 Kg
Pendaftaran KIP Kuliah 2025 Dibuka, Ayo Daftar Sekarang Bagi Calon Maba Mojokerto!