Kabar Mojokerto- Seorang pemuda di Kota Mojokerto, Rheza Firmansyah Abdillah, sukses memanfaatkan lahan tidur seluas 800 meter persegi milik pemerintah dengan budidaya sayuran organik.
Pria berusia 25 tahun ini telah menanam berbagai jenis sayuran, seperti terong ungu, kangkung, caisim, pokcoy, dan selada, menggunakan pupuk organik yang dibuat sendiri.
Ia belajar secara otodidak melalui platform YouTube dan berhasil mengembangkan sistem budidaya sayuran organik yang efektif.
"Awalnya itu bikin pupuk, terus riset ternyata berhasil. Habis itu berkembang menjadi hasil panen ini,” kata Rheza.
Rheza membuat pupuk organik padat dari kotoran kambing dan pupuk cair dari urine kelinci. "Untuk pupuk padat berasal dari kotoran kambing, sedangkan pupuk cair dari urine kelinci yang diperoleh dari masing-masing peternak," jelasnya.
Artikel Terkait
Pasar Ekspor Terbuka Lebar, AOI Beri Pelatihan Petani Muda Sistem Pertanian Organik di Pacet Mojokerto
Petani Cabai Mojokerto Budidaya Cabai Terpedas ke-3 di Dunia Carolina Reaper Asal Amerika Selatan
Cerita Sukses Pengusaha Krupuk Singkong di Mojokerto, Raup Omzet Puluhan Juta
Lapas Mojokerto Bekali Warga Binaan Keterampilan Budidaya Ikan Lele