“Kegiatan gerakan pangan murah bekerjasama dengan Dispari dan Disperindag Kabupaten Mojokerto mulai Selasa kemarin (15/7) dan akan terus berlanjut,” terang Husin.
Beras SPHP maksimal dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium yang ditetapkan pemerintah, yaitu Rp12.500/kg. Namun, kata Husain, setiap konsumen dibatasi pembeliannya.
“Setiap konsumen maksimal 2 sak atau 10 kilogram,” ujarnya.
Baca Juga: Petani Jagung di Mojokero Sumringah Hasil Panennya Dibeli Bulog Rp 5.500 per Kg
Selain harga dan distribusi, Bulog Mojokerto memastikan kualitas beras SPHP yang disalurkan dalam kondisi bersih, baik, dan layak konsumsi. Pengendalian mutu dilakukan secara ketat mulai dari penyimpanan, pengemasan, hingga distribusi agar tetap sesuai standar yang berlaku.
Husain memastikan saat ini stok atau ketersediaan beras di gudang Bulog Mojokerto cukup melimpah sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Mojokerto hingga akhir tahun ini.
Artikel Terkait
Pemkab Mojokerto dan Bulog Salurkan Bantuan Beras ke 642 KK
Oknum Perangkat Desa di Mojokerto Digerebek Warga, Diduga Hendak Selewengkan Bantuan Beras
Wabup Mojokerto Salurkan 2.220 Kg Beras dan Kursi Roda untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Polres Mojokerto Kota Tanam Jagung Serentak di Lahan 1 Hektar, Dukung Ketahanan Pangan