Bisnis arang briket berbahan batok kelapa itu saat ini omzetnya tembus Rp 500-600 juta per bulan. Bahkan arang briket yang produksi emak-emak ini diekspor ke 11 negara di 4 benua.
Antara lain ke Turki, Belanda, Rusia, Inggris, Yunani, Jerman, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Yordania, Amerika Serikat, serta Australia.
[irp posts="1453" ]