Berawal dari Otodidak, Perajin Kepala Bantengan di Mojokerto Raup Cuan Puluhan Juta Per Bulan

Photo Author
Muhammad Siswanto, Kabar Mojokerto
- Jumat, 4 Oktober 2024 | 23:01 WIB
Ahmad Fauzan membuat replika kepala banteng di rumahnya di Desa Gemekan, Sooko, Mojokerto.  (Muhammad Siswanto)
Ahmad Fauzan membuat replika kepala banteng di rumahnya di Desa Gemekan, Sooko, Mojokerto. (Muhammad Siswanto)

 

Kabar Mojokerto - Ahmad Fauzan (27), salah satu perajin replika kepala banteng di Mojokerto. Meski berawal dari otodidak, ia mampu meraup omzet hingga puluhan juta perbulan.

 

Bapak anak satu ini menggarap pesanan di rumahnya di Desa Gemekan, Sooko, Mojokerto. Ia dibantu dengan kakaknya dan beberapa temannya

 

Disambangi Kabar Mojokerto, terlihat tumpukan kayu bahan untuk membuat karya pahat itu  di teras rumahnya. Nampak, beberapa alat seperti pendel banci, palu, gergaji tangan, dan tatah.

 

Selain itu,  juga terlihat alat ukir seperti penguku, sisir, kluwung dan penyilat. 

 

Fauzan menuturkan, kelihaiannya mengukir kayu menjadi karya seni mahal itu diawali dari belajar otodidak sejak tahun 2015.

 

"Ingin beli barong tapi nggak bisa karena mahal. Akhirnya belajar bikin sendiri karena saya biss menggambar dan melukis,” katanya saat berbincang dengan Kabar Mojokerto, Jumat (4/10/2024).

Baca Juga: Perajin di Kota Mojokerto Bikin Puluhan Motif Batik

Halaman:

Editor: Muhammad Lutfi Hermansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IHSG Kembali Merosot, Istina Bilang Begini

Senin, 2 Februari 2026 | 11:13 WIB

Janda di Mojokerto Rela Jadi Badut Demi 3 Buah Hati

Kamis, 1 Januari 2026 | 17:18 WIB
X