Harga Cabai Terus Naik, Pemkab Mojokerto Beri Subsidi Rp 20 Ribu per Kg

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Rabu, 8 Januari 2025 | 08:21 WIB
Pedagang di Pasar Kedungmaling, Mojokerto, menunjukkan cabai yang harganya melonjak hingga Rp 90.000/kg, menyusul kenaikan harga menjelang tahun baru. (M Lutfi Hermansyah)
Pedagang di Pasar Kedungmaling, Mojokerto, menunjukkan cabai yang harganya melonjak hingga Rp 90.000/kg, menyusul kenaikan harga menjelang tahun baru. (M Lutfi Hermansyah)

 

Kabar Mojokerto- Pemkab Mojokerto memberikan subsidi sebesar Rp 20 ribu per kilogram (Kg) cabai yang disalurkan melalui Warung Pengendalian Inflasi dan Penggunaan Produk Dalam Negeri (Wulandari).

 

Subsidi ini sebagai upaya menstabilkan harga cabai dan meningkatkan daya beli masyarakat.

 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto Iwan Abdillah mengatakan, pihaknya memberikan subsidi tersebut untuk mengintervensi tingginya harga cabai.

 

“Subsidi sampai Rp 20 ribu. Yang semula harganya Rp 70-90 ribu, dijual menjadi Rp 50-65 ribu. Sedikit rugi memang, tapi tidak apa-apa untuk menstabilkan harga,” katanya kepada Kabar Mojokerto, Selasa (7/1/2025).

 

Wulandari berada di Pasar Raya Mojosari dan Kedungmaling. Masyarakat bisa membeli cabai dengan harga lebih terjangkau.

 

Berdasarkan aplikasi Sinergi Smart milik Disperindag Kabupaten Mojokerto, rata-rata harga cabai rawit mencapai Rp 85.350 per kg pada 8 Januari 2025. Sedangkan cabai biasa Rp 46.865 per kg.

 

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IHSG Kembali Merosot, Istina Bilang Begini

Senin, 2 Februari 2026 | 11:13 WIB

Janda di Mojokerto Rela Jadi Badut Demi 3 Buah Hati

Kamis, 1 Januari 2026 | 17:18 WIB
X