hukum-kriminal

Motif Akbar Curi Motor di Mojokerto untuk Judi Slot

Kamis, 16 Mei 2024 | 20:11 WIB
Akbar Setya Pambudi dan Arifin di gelandang di Polsek Dawarblandong.

Kabar Mojokerto - Akbar Setya Pambudi (21) ditangkap polisi usai curi motir  di Desa Simongangrok, Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto. Warga Kecamatan Kedamean, Gresik nekat mencuri untuk main judi slot.


Pengakuan itu disampaikan oleh Akbar usai diperiksa secara intensif Unir Reskrim Polsek Dawarblandong. Ia berakasi bersama Arifin (41) yang juga warga Kecamatan Kedamean. 


Kapolsek Dawarblandong Iptu Bakir  mengatakan, Akbar menjual Honda Beat nopol  S 3715 VE milik korban setelah berhasil membawa kabur. Motor tersebut dijual kepada seseroang di Surabaya senila Rp 4,4 juta. Akibat perbuatannya, korban mengalami kerugian senilai Rp 14 juta.


“Hasil penjualan digunakan main judi slot. Sisanya tinggal Rp 650 ribu,” katanya saat konferensi pers di Polsek Dawarblandong.


Akibat perbuatan mereka, korban mengalami kerugian belasan juta. Saat ini polisi masih memburu penadah motor tersehut.


“(Keberadaan) motor korban masih kita selidiki. Korban mengalami kerugian senilai Rp 14 juta,” ujar Bakir.


Hasil pemeriksaan, tersangka Akbar telah 4 kali melakukan pencurian di Gresik dan 1 kali di wilayah Dawarblong, Mojokerto. Sementara, Arifin dua kali mencuri motor bersama Akbar.


“Akbar merupakan residivis dan 2 kali di penjara,” tandas Bakir.


Sebelumnya diberitakan, pencurian motor terjadi di Desa Simongagrok, Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto pada Rabu, 15 Mei 2024 sekitar pukul 09.00 WIB. Ada dua pelaku, yakni Akbar dan Arifin warga Kecamatan Kedamean, Gresik.


Pencurian bermula ketika korban bernama Putra (14) memarkir sepeda motor Honda BeAT di teras rumah Sanusi. Kemudian Putra bermain PS di dalam rumah.


Mengetahui motornya menyala, korban seketika berlari keluar rental dan meneriaki kedua maling tersebut. Mendengar teriakan itu, kedua pelaku melarikan diri dengan motor yang mereka tumpangi.


Arifin menggunakan motor honda Scoopy hijau tanpa pelat sebagai sarananya mencuri. Sementara, Akbar mengendarai motor korban yang berhasil diembat.


Namun apes bagi Arifin, motor yang dia tumpangi justru gagal menyala. Terrnyata smart key (kunci remot) motor terbawa oleh Akbar yang telah kabur lebih dulu.


Mendengar teriakan korban, warga pun berbondong-bondong meringkus pelaku. Tak sekadar ditangkap, pelaku juga dihadiahi bogem mentah hingga tendangan dari beberapa warga.

Halaman:

Tags

Terkini