Nama Kampung di Kota Mojokerto ini Diubah Karena Dianggap Ngeres, Bikin Kaum Perempuan Tersipu

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Selasa, 22 Juli 2025 | 11:01 WIB
Lingkungan Kedung Mulang di Kelurahan Surodinawan, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto dulu bernama Kedung Kopek.  (Muhammad Lutfi Hermansyah)
Lingkungan Kedung Mulang di Kelurahan Surodinawan, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto dulu bernama Kedung Kopek. (Muhammad Lutfi Hermansyah)

 

 

 

Kabar Mojokerto- Tak banyak yang tahu, Kampung/Lingkungan Kedung Mulang di Kota Mojokerto dulu bernama Kedung Kopek. Nama Kedung Kopek kemudian diubah karena dianggap ngeres atau berkonotasi negatif/jorok.

 

 

Menurut Pemerhati sejarah Mojokerto Ayuhanafiq, pergantian nama daerah di Mojokerto beberapa kali terjadi. Penyebabnya tak lain karena dirasa kurang baik.

 

“Pergantian nama itu ada yang berhasil dan ada pula yang gagal,” kata Yuhan dalam sebuah artikel berjudul Demi Makna, Desa Berubah Nama.

 

Salah satu daerah yang berasil berubah nama yaitu Dusun Kedung Kopek yang ada di Desa Surodinawan.

 

Kopek dalam bahasa Jawa, khususnya di beberapa daerah, bisa berarti payudara atau lebih spesifik, tetek atau buah dada.  Sehingga, menyebut atau mendengar nama kampung tersebut bisa membuat orang risih, kalau perempuan langsung tersipu.

 

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Begini Sejarah dan Asal-usul Desa Claket di Mojokerto

Selasa, 2 September 2025 | 11:00 WIB
X