-
Sudah memiliki anak dan tidak ingin menambah
-
Ingin membebaskan pasangannya dari kontrasepsi hormonal atau prosedur steril
-
Ingin berbagi peran aktif dalam keluarga berencana
-
Telah berdiskusi dan sepakat dengan pasangan
Ini bukan keputusan sembarangan. Justru karena bersifat permanen, vasektomi adalah bentuk keseriusan dan komitmen.
Baca Juga: Cek Sekarang! 4 Tanda Sperma Sehat atau Tidak yang Bisa Dilihat Langsung
Melawan Mitos, Membangun Kesadaran
Sayangnya, stigma budaya sering menghalangi pria untuk terbuka terhadap pilihan ini. Padahal, di negara-negara maju, pria yang melakukan vasektomi dianggap visioner dan bertanggung jawab.
Sebagai masyarakat, kita perlu mulai membalikkan narasi, kontrasepsi bukan hanya tanggung jawab perempuan. Pria juga punya peran besar dalam menjaga kesehatan, keharmonisan, dan masa depan keluarga.
Artikel Terkait
7 Tips Penting Cegah Heat Stroke & Dehidrasi Saat Haji, Wajib Tahu Sebelum Berangkat!
Tekan Stunting, Bupati Mojokerto Gelorakan Program Gemapitu di Desa Parengan
Simak Tips Agar Cepat Hamil yang Bisa Dicoba Pasutri Baru
8 Minuman yang Bisa Tingkatkan Gairah Seksual Pria, Bikin Bercinta Semakin On Fire!
Cegah DBD di Kawasan Padat, Wali Kota Mojokerto Gencarkan PSN dan 3M Plus