Kabar Mojokerto – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mojokerto tak percaya diri (pede) bisa masuk peringkat 10 besar di ajang Porprov Jatim IX tahun 2025.
Ketua KONI Kabupaten Mojokerto, Imam Suyono, mengatakan pihaknya ingin memperbaiki peringkat yang telah diraih sebelumnya. Diketahui, kontingen Kabupaten Mojokerto berhasil finis di peringkat ke-9 pada Porprov Jatim VII 2023.
Ia menyebut, Kabupaten Mojokerto bisa menempati posisi ke-9 karena salah satu faktornya menjadi tuan rumah. Menurutnya, akan berbeda jika tampil di luar daerah. Sehingga, di atas kertas tahun ini diprediksi hanya mampu berada di peringkat belasan.
Baca Juga: Hampir 100 Persen Warga Kabupaten Mojokerto Memiliki e-KTP
“Kalau ngomong semangat, kita harus memperbaiki peringkat. Tetapi kalau ngomong realistis, kita di peringkat belasan. Kemarin kita di peringkat 9 karena tuan rumah. Sedangkan tahun ini mainnya di Malang. Kalau realistis, kita di (peringkat) belasan. Kalau ngomong semangat, kita harus memperbaiki peringkat,” kata Imam kepada Kabar Mojokerto, Senin (28/4/2025).
KONI Kabupaten Mojokerto akan mengirimkan sebanyak 422 atlet untuk berlaga di Porprov Jatim yang bakal digelar Juni mendatang. Ratusan atlet ini akan memperkuat 52 dari 65 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan.
Imam menargetkan peningkatan perolehan medali dibandingkan tahun sebelumnya. Dari 444 atlet, kontingen Kabupaten Mojokerto mampu membawa pulang 16 medali emas, 38 perak, dan 41 perunggu pada Porprov Jatim VII 2023.
“Andalan kita cabor dayung, sepak takraw, judo, dan kickboxing untuk meraih medali. Tapi main di rumah sendiri dan di luar daerah pasti beda. Kalau kita tuan rumah, secara teknis kita pasti menguasai,” ungkapnya.
Baca Juga: Ribuan Warga Ramaikan Senam Sehat Menyongsong HUT Kabupaten Mojokerto ke-732
Pemkab Mojokerto menggelontorkan dana hibah sebesar Rp4,2 miliar kepada KONI Kabupaten Mojokerto di tahun anggaran 2025. Anggaran tersebut paling banyak akan digunakan untuk ajang Porprov tahun ini.
“Alokasi dana hibah Rp4,2 miliar tahun ini sebagian besar dipusatkan untuk Porprov, seperti keperluan intensif atlet, intensif pelatih, perlengkapan, penginapan, dan makan,” terang Imam.
Artikel Terkait
Menanti Taji Ridwan Oesman Bawa PS Mojokerto Putra Naik Kasta ke Liga 3
Laga Perdana Liga 4, PS Mojokerto Putra Tekuk Persidi IDI 2-1
PS Mojokerto Amankan Tiket 32 Besar Liga 4 Usai Tumbangkan PS Palembang
PS Mojokerto Putra Juara Grup G Liga 4 Meski Ditahan Imbang Bintang Timur Atambua
200 Atlet Kickboxing di Jatim Berebut Piala Bupati Mojokerto