Kata Anthony Ginting Usai Ditumbangkan Kodai Naraoka di Japan Open 2025

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Rabu, 16 Juli 2025 | 21:35 WIB
Anthony Sinisuka Ginting Athony ditumbangkan wakil tuan rumah, Kodai Naraoka di Japan Open 2025.  (Sumber: pbsi.id )
Anthony Sinisuka Ginting Athony ditumbangkan wakil tuan rumah, Kodai Naraoka di Japan Open 2025. (Sumber: pbsi.id )

Kabar Mojokerto - Pebulu tangkis Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting harus terhenti di babak 32 besar Japan Open 2025. Athony ditumbangkan wakil tuan rumah, Kodai Naraoka dua gim langsung dengan skor 13-21, 19-21.  

Pertandingan Anthony melawan Kodai berlangsung di Court 1 Tokyo Metropolitan Gymnasium, Rabu (16/7). 

Anthony Ginting mempunyai catatan rapot bagus dalam pertemuan melawan Naraoka. Ia selalu menang dalam tiga laga terakhir mereka sebelumnya.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Hajar Brunei 8-0, Jens Raven Cetak 6 Gol

Akan tetapi, kali ini Naraoka menampilkan permainan yang cukup menyulitkan Anthony.

Di sisi lain, Anthony Ginting terlihat masih berusaha keras menemukan ritme terbaiknya. Japan Open 2025 memang menjadi turnamen comback baginya usai absen cukup lama akibat cedera yang dideritanya sejak awal Januari.

Anthony mengaku suasana di pertandingan ini cukup berbeda.

“Memang cukup berbeda suasana dan feel di pertandingan atau latihan. Jujur enam bulan rehat dari turnamen bukan waktu yang sebentar tapi tadi mencoba semaksimal mungkin dari pikirannya, fokusnya,” katanya dikutip dari laman resmi PBSI.

Baca Juga: Hasil Japan Open 2025: Jojo Kandas, Alwi Farhan Melaju ke Babak 16 Besar

Sebelum bertanding, ia sudah berdiskusi dengan pelatih terkait strategi. Kendati begitu, apa yang ditampilkan belum sesuai harapannya.

Perjalanannya musim ini belum selesai. Kekalahan di Tokyo bisa menjadi bahan evaluasi penting untuk memperbaiki performa jelang turnamen-turnamen besar berikutnya.

“Ini masih belum seperti yang saya harapkan, terutama di gim pertama kurang bisa menemukan ritme dan pola permainan,” ungkapnya. 

“Di gim kedua sebelum interval masih belum dapat. Setelah interval terus mencoba cari, pelan-pelan dan sedikit lagi bisa sebenarnya apalagi sudah sempat unggul hanya di poin-poin krusial lepas lagi. Itu yang menjadi PR untuk turnamen berikutnya,” imbuh Anthony.

 

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X