Hingga pertengahan Juli, total pengeluaran klub-klub Liga Inggris sudah melebihi 1,34 miliar dolar AS (sekitar 1,24 miliar euro), catatan rekor untuk periode tersebut.
Liverpool menjadi klub dengan pengeluaran terbesar musim ini, mengungguli Chelsea yang sudah membelanjakan sekitar 283 juta dolar AS (sekitar 262 juta euro).
Manchester City menghabiskan 168,6 juta dolar AS (156 juta euro) untuk memperkuat lini tengah, sementara Arsenal dan Tottenham masing-masing berinvestasi sekitar 173 juta dolar AS (160 juta euro) dan 164,5 juta dolar AS (152 juta euro).
Baca Juga: Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF U-23 2025 Meski Ditahan Imbang Malaysia 0-0
Sunderland yang baru promosi juga belanja besar, dengan pengeluaran mencapai 134,8 juta dolar AS atau sekitar 124 juta euro demi bertahan di Liga Premier.
Pengamat menilai belanja besar Liverpool adalah langkah strategis untuk mempertahankan posisi juara dan memperkuat daya saing mereka di kompetisi domestik dan Eropa.
Manajemen klub menegaskan pengeluaran ini sudah melalui pertimbangan matang dan tetap sesuai dengan regulasi finansial yang berlaku.
Dengan dana yang besar tersebut, Liverpool menunjukkan keseriusan mereka untuk bersaing di level tertinggi musim depan.
Artikel Terkait
Galatasaray Tebus Victor Osimhen dari Napoli Senilai Rp 1,4 T, Ada Klausul Unik yang Bisa Bikin Penalti
Profil Gustavo Franca, Gelandang Baru Persija untuk Super League 2025-2026
Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF U-23 2025 Meski Ditahan Imbang Malaysia 0-0
Sosok Mendiang Iie Sumirat di Mata Taufik Hidayat
Prediksi Timnas Indonesia vs Thailand di Semifinal Piala AFF U-23 2025, Ini Catatan Garuda Muda