peristiwa

Viral Video Tumpukan Ompreng MBG di Tulang Bawang Lampung, Wabup Hankam Hasan Semprot Petugas SPPI

Minggu, 12 April 2026 | 13:45 WIB
Menyoroti insiden viral terkait temuan paket menu MBG di sekolah pada wilayah Tulang Bawang, Lampung yang diduga tak layak konsumsi. (Instagram.com/@undercover.id)

 

Kabar Mojokerto - Sebuah video yang memperlihatkan tumpukan puluhan wadah makanan atau ompreng program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Tulang Bawang, Lampung, viral di media sosial. Makanan tersebut diduga tidak layak konsumsi sehingga tidak disentuh oleh para siswa.

Temuan ini terungkap saat kegiatan monitoring Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Rawajitu Selatan, Tulang Bawang, pada Rabu (8/4/2026).

Unggahan yang dibagikan akun Instagram @undercover.id pada Minggu (12/4/2026) menunjukkan sebagian besar paket makanan tersebut tersisa karena dinilai sudah kedaluwarsa.

"Makanan banyak yang sisa, bahkan tidak sedikit yang tak disentuh siswa," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Baca Juga: Viral Video Injak Al Quran untuk Bersumpah Usai Dituduh Mencuri, Polisi Tangkap Dua Wanita Terduga Pelaku

Wabup Tulang Bawang: Ini Mubazir!

Kondisi ini memicu reaksi keras dari Wakil Bupati Tulang Bawang, Hankam Hasan, yang turun langsung ke lapangan. Saat melihat tumpukan makanan yang terbuang sia-sia, Hasan langsung memanggil petugas Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

Untuk diketahui, SPPI merupakan personel yang direkrut Badan Gizi Nasional dan Kemhan sebagai ASN atau Komponen Cadangan (Komcad) untuk memimpin operasional SPPG di berbagai wilayah.

"Coba mana SPPI-nya? Panggil. Ini mubazir," tegas Hankam Hasan di lokasi kejadian dengan nada kecewa.

Soroti Menu Telur Ceplok dan Salak Busuk

Dalam inspeksi tersebut, Hasan menyoroti pemilihan menu yang dinilai tidak tahan lama dan rentan rusak sebelum sampai ke tangan siswa. Ia mengkritisi penyajian telur ceplok dan buah salak yang ditemukan dalam kondisi tidak layak.

"Telur ceplok itu kalau terlalu lama (didiamkan) tidak baik, kualitasnya menurun. Mungkin kedepannya bisa diganti dengan telur rebus yang lebih awet," ujar Hasan memberikan saran teknis.

Baca Juga: Miris! Siswa SDN Tando di Manggarai Barat Terpaksa Belajar di Bawah Pohon dan Ruang Seng

Halaman:

Tags

Terkini