Selain telur, kualitas buah pendamping juga menjadi sorotan tajam. "Kemudian buah salak ini. Saya sudah ingatkan berkali-kali, salak itu luarnya terlihat bagus, tapi dalamnya bisa saja sudah busuk. Ini harus diperhatikan," imbuhnya.
Desak SPPG Lakukan Evaluasi Total
Atas temuan tersebut, Wakil Bupati mengimbau SPPG setempat untuk tidak sekadar menggugurkan kewajiban dalam menjalankan tugas.
Ia menekankan pentingnya pengawalan kualitas paket MBG mulai dari dapur produksi hingga benar-benar dikonsumsi oleh siswa dalam keadaan aman.
Hasan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten akan terus mengawasi jalannya program MBG agar anggaran negara tidak terbuang sia-sia dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
"Kalian (petugas) kok tidak bisa periksa satu per satu? Pulang dari sini silakan evaluasi total. Kalau polanya seperti ini, hanya akan jadi mubazir," pungkasnya.
Baca Juga: Mobil MBG Diduga Tabrak Balita, Ini Kata Pemilik SPPG
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak SPPG maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti kerusakan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis di wilayah Tulang Bawang tersebut.
Artikel Terkait
BGN Wajibkan SPPG Bikin Surat Perjanjian dengan Sekolah Terkait Hal Ini
Wali Kota Mojokerto Sidak SPPG, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berkualitas
72 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan Usai Santap MBG Spageti, Operasional SPPG Dihentikan
Mobil MBG Diduga Tabrak Balita, Ini Kata Pemilik SPPG