Kabar Mojokerto - Komplotan maling sepeda motor di Mojokerto gagal melakukan aksinya karena terekam kamera pengintai atau CCTV.
Kejadian ini berlangsung di depan Toko Sembako Dusun Gunungsari, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, pada Sabtu (2/11/2024) sekitar pukul 21.30 WIB.
Baca Juga: Cerita Tetangga Soal Pria di Mojokerto yang Tewas Diduga Dibunuh Teman
Kronologi Kejadian
Pemilik sepeda motor, Naning Wahyu Mulya Ningsih (30), menjelaskan bahwa saat kejadian, dia bersama suami dan anaknya sedang berbincang dengan keluarga di dalam rumah. Sementara sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi AG 5476P OD warna hitam miliknya terparkir di depan rumah, yang juga berfungsi sebagai toko sembako.
"Datangnya tidak tahu, saat sepeda motor menyala, ponakan saya melihat di CCTV ada yang hendak memakai sepeda motor," ujarnya, Senin (4/11/2024).
Dalam rekaman CCTV, terlihat 3 pria mengendarai sepeda motor berhenti di depan toko. 2 orang di antaranya mengenakan masker, salah satunya turun dan merusak lubang kunci sepeda motor dengan kunci later T.
Mengetahui aksi pencurian tersebut, Rio Arwanto (32), suami Naning, langsung berteriak "maling" dan bergegas keluar rumah untuk mengejar pelaku.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Mojokerto Hari Ini 4 November 2024: Siang-Malam Hujan
"Teriakan saya membuat pelaku gugup dan mereka melarikan diri meninggalkan sepeda motor. Suami saya langsung lari keluar dan meloncat dari etalase. Saya berteriak sekuat mungkin. Sempat dikejar, tetapi tidak tertangkap karena pelaku kabur menggunakan sepeda motor," tegas Naning.
Komplotan pencuri tersebut melarikan diri ke arah timur, menuju Pasuruan. Kunci later T yang digunakan oleh pelaku juga masih tertinggal di sepeda motor milik Naning.
"Kunci T masih tertinggal di motor. Kami tidak membuat laporan karena pencurian ini gagal," tandasnya.