Kabar Mojokerto - Sebuah kecelakaan maut melibatkan dua sepeda motor, Honda PCX dan Honda Vario, terjadi di Jalan Raya Watudakon, Lingkungan Pulowetan, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Mojokerto, pada Selasa (5/11/2024) sekitar pukul 05.00 WIB. Kecelakaan tersebut menyebabkan satu orang tewas.
Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota, AKP Mulyani, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda PCX yang dikendarai oleh Nafik (30), warga Desa Tegalsari, Puri, Mojokerto, melaju dari arah timur (Mojokerto) menuju barat (Jombang). Saat berada di tikungan, sepeda motor Honda PCX tersebut melebar ke arah kanan. Pada saat yang bersamaan, sepeda motor Honda Vario yang dikendarai oleh Devi (31), warga Kecamatan Kesamben, Jombang, melaju dari arah berlawanan.
AKP Mulyani menyebutkan bahwa kecelakaan tersebut dipicu oleh pengendara sepeda motor Honda PCX yang terlalu ke kanan atau melebar saat berada di tikungan. Akibatnya, kedua sepeda motor bertabrakan dan menyebabkan kecelakaan.
Baca Juga: Terekam CCTV, Komplotan Maling Gagal Curi Motor di Mojokerto
"Kecelakaan ini dipicu oleh pengendara sepeda motor Honda PCX yang berjalan terlalu ke kanan saat berada di tikungan," ungkap AKP Mulyani saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Selasa (5/11/2024).
Akibat kecelakaan ini, kedua pengendara langsung dilarikan ke RSU Wahidin Sudiro Husodo, di Lingkungan Surodinawan, Prajurit Kulon, Mojokerto. Devi mengalami luka ringan pada bagian kepala dan mulut. Sementara itu, Nafik mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh, seperti perut, dada, leher, kaki kanan, dan jari tangan kiri. Nafik akhirnya meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya.
"Pengendara sepeda motor Honda PCX (Nafik) meninggal dunia di rumah sakit. Saat ini, kami sedang menunggu hasil Visum et Repertum (VeR) untuk proses lebih lanjut," jelas AKP Mulyani.
Baca Juga: Pecinta Alam Asal Semarang Tewas di Hutan Mojokerto
Polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi kendaraan milik korban yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. AKP Mulyani juga mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan menjaga konsentrasi saat berkendara, terutama saat melewati jalan yang menikung.
"Jangan memaksakan diri berkendara dalam keadaan lelah. Selalu ingat bahwa keluarga menunggu di rumah. Berkendara dengan hati-hati sangat penting untuk keselamatan bersama," tambahnya.