peristiwa

Tinjau Lokasi Banjir di Mojokerto, Cak Agus Fauzan Terharu Dengar Keluhan Warga

Rabu, 11 Desember 2024 | 19:30 WIB
Cak Fauzan didampingi karang taruna Dusun Pendowo berinteraksi dengan warga terdampak banjir di Desa Ngingasrembyong, Sooko, Mojokerto. (Deni Lukmantara. )

"Jangan sampai masyarakat terlalu lama menunggu penyikapan. Bencana ini memang ada anggarananya dan memerlukan perlakuan khusus. Sekali lagi untuk Pak Sekda bersama dinas yang lain untuk segera menyikapi karena ini urusan dengan masyarakat," ungkapnya.

Baca Juga: Nakes di Mojokerto Keliling Terobos Banjir Pakai Perahu Buatan Kartar demi Bantu Warga

 

Cak Fauzan berikan bantuan kepada korban banjir. (Kabarmojokerto.id/Deni Lukmantara)

Tak hanya itu, dari hasil peninjauan dilapangan, lanjut Fauzan, warga meminta tenaga medis disiagakan selama 24 jam di semua Posko pengungsian.

Kemudian, tambahan perahu karet untuk mengirim logistik ke pengungsian yang ada di Dusun Pendowo Desa Ngingasrembyong. Sebab, sejak awal dilanda banjir, warga hanya mengandalkan perahu buatan karang taruna untuk mengevakuasi barang-barang mereka.

"Karena info dari warga pengungsi hanya ada tenaga medis mulai jam 8-10 pagi. Juga ada temuan yang dikeluhkan warga minta disiapkan perahu karet," tandasnya.

Tak hanyan melakukan peninjauan bencana banjir, Fauzan juga memberikan bantuan berupa makanan kemasan, mie instant dan air mineral untuk membantu para korban yang terdampak banjir di Kecamatan Sooko.

BPBD Kabupaten Mojokerto merilis banjir saat ini masih merendam 797 rumah penduduk di Desa Tempuran. Ketinggian banjir saat ini mencapai 50-100 cm. Banjir yang terjadi sejak Minggu (8/12) berdampak terhadap 2.723 jiwa.

Sedangkan di Desa Ngingasrembyong, banjir berdampak terhadap 627 jiwa. Tinggi banjir yang merendam permukiman penduduk Dusun Pendowo, Sanggrahan dan Sidonganti 20-50 cm.

Halaman:

Tags

Terkini