peristiwa

Jalan Nasional di Mojokerto Mendadak Ambles, Mobil Sempat Terperosok

Kamis, 12 Desember 2024 | 12:56 WIB
Jalan nasional di Mojokerto ambles mendadak ambles, tepatnya di Desa Tawangsari, Bangsal, Mojokerto. (Kabarmojokerto.id/Deni Lukmantara)

Kabar Mojokerto - Jalan nasional di Mojokerto ambles mendadak ambles, tepatnya di Desa Tawangsari, Bangsal, Mojokerto. Satu unit mobil Toyota Inova sempat terperosak.


Jalan ambles itu menimbulkan lubang cukup besar, di bawahnya terdapat gorong-gorong. Selain mobil terperosok, kejadian ini juga menyebabkan arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan.

Warga setempat, Abdul Rahman (64) mengatakan, amblesnya jalan nasional ini baru diketahui ketika ada mobil Toyota Inova berwarna hitam terperosok pada Rabu (11/12/2024) sekitar pukul 22.00 WIB. Semula, mobil tersebut melaju dari arah timur atau Mojosari menuju ke barat.

"Mobilnya rusak parah, roda depan belakang itu hancur, bahkan bagian velgnya terlepas," ungkap Rahman kepada wartawan di lokasi, Kamis (12/12/2024).

Demi menghindari korban susulan, Rahman bersama beberapa warga memberi penanda berupa pohon pisang di sekitar jalan amblas ini.

Pantauan Kabar Mojokerto di lokasi ini, jalan gorong-gorong yang amblas ini berada di jalur selatan. Amblesnya jalan ini sepanjang 100 meter dan lebarnya 80 cm. 

"Kita beri tanda dengan menanam pohon pisang di sekitar lubang jalan amblas, biar tidak ada korban tercebur lagi," kata Rahman.

Baca Juga: Tak Kunjung Surut, Ini Jurus Pemkab Mojokerto Atasi Persoalan Banjir
Menurut dia, beberapa hari sebelum ambles, jalan ini sudah terlihat retak. Ia menduga, penyebab amblesnya jalan ini akibat kontruksi gorong-gorong yang telah lapuk termakan usia. 

Ia juga mengaku, pernah melihat bagian dalam gorong-gorong hanya berupa batu bata merah. Sehingga, tak kuat menahan beban kendaraan yang melintas. 

"Saya mewakili harapan masyarakat setempat, ingin gorong-gorong ini di recovery atau dibangun ulang, agar kejadian serupa tak terulang kembali," tandasnya 

Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Ipda Beni Hermawan mengatakan, jalan nasional ini digunakan akses dari Pasuruan, Mojokerto dan Jonbang maupun sebaliknya. Pihaknya telah melakukan rekayasa arus lalu lintas sejak peristiwa amblesnya jalan tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu malam.

Ia menyebut, lubang di badan jalan semakin membesar hingga tidak bisa dilewati oleh pengendara dari arah timur. Sehingga, saat ini berlakukan sistem buka tutup jalan dan contra flow

"Kita mengatur lalu lintas dengan cara sistem buka tutup dan kontra flow," katanya 

Amblesnya jalan ini tangani oleh DPUPR Kabupaten Mojokerto. Namun, masih menunggu box culvert yang ukurannya sesuai. Untuk sementara, jalan ditambal dengan lempengan plat baja.

Halaman:

Tags

Terkini