Arsip Pernikahan Tertua di Mojokerto, Tertulis dalam Arab Pegon dan Bertahan Hingga 1 Abad

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Rabu, 12 Maret 2025 | 21:49 WIB
Mahfudzi menunjukkan arsip pernikahan tertua di Mojokerto, tertulis dengan aksara Arab Pegon, yang bertahan lebih dari satu abad di KUA Gedeg. (M Lutfi Hermansyah)
Mahfudzi menunjukkan arsip pernikahan tertua di Mojokerto, tertulis dengan aksara Arab Pegon, yang bertahan lebih dari satu abad di KUA Gedeg. (M Lutfi Hermansyah)

Untuk menjaga keberlanjutan pelestarian arsip-arsip bersejarah ini, Mahfudzi menjelaskan tidak ada perlakuan khusus yang diterapkan pada dokumen-dokumen tersebut, selain memastikan bahwa arsip-arsip tersebut jauh dari potensi kerusakan, seperti terkena air atau serangan serangga.

KUA Gedeg berkomitmen untuk menjaga dan merawat warisan sejarah ini, dengan harapan agar generasi mendatang dapat mengambil pelajaran dan merenungkan betapa berharganya sebuah catatan sejarah dalam melacak asal-usul dan perkembangan sebuah masyarakat.

Baca Juga: Mengenal Kauman di Mojokerto, Dulu Kampungnya Para Ahli Agama

"Kami berusaha semaksimal mungkin agar dokumen-dokumen ini tetap terjaga dengan baik karena ini adalah data negara yang sangat penting," tutup Mahfudzi.

Dengan adanya arsip-arsip bersejarah ini, KUA Gedeg tidak hanya berfungsi sebagai lembaga administrasi pernikahan, tetapi juga sebagai penjaga warisan budaya dan sejarah yang tak ternilai harganya. Sebuah bukti bahwa sejarah, meskipun tertulis dalam tinta dan kertas, akan selalu hidup dan dapat dikenang sepanjang zaman.

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X