KABAR MOJOKERTO - Ketika memutuskan menikah, Anda sudah siap untuk membina sebuah keluarga. Meskipun ada pasangan yang memilih menunda memiliki momongan. Namun, tak jarang banyak juga pasangan yang menantikan buah hati.
Proses kehamilan tentu berbeda antara satu wanita dan wanita lain. Sebagian wanita bisa hamil dengan cepat. Namun, ada juga yang membutuhkan waktu lebih lama meski sudah rutin berhubungan intim bersama pasangan. Kehamilan memang termasuk proses yang cukup kompleks dan dipengaruhi oleh banyak faktor.
Sekarang kabarmojokerto.id berbagi informasi tentang faktor yang mempengaruhi peluang kehamilan dan cara cepat hamil. Jadi, langsung saja simak artikel di bawah ini.
Faktor yang Mempengaruhi Peluang Hamil
Sebagian besar wanita berpeluang untuk hamil sekitar 15 hingga 30 persen setiap bulannya terutama di hari ovulasi. Walaupun begitu, ada sebagian wanita yang tidak kunjung hamil bahkan setelah berhubungan seksual bersama pasangan di hari ovulasi.
Mengapa begitu? MenurutĀ Dokter spesialis Obsteri dan Ginekologi RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, dr Achmad Rheza terdapat 11 faktor yang dapat memperkecil peluang kehamilan. Yakni, Durasi mencoba belum cukup lama, masa ovulasi atau masa subur tidak teratur, pasangan mungkin mengalami kemandulan, mengalami infertilitas karena faktor usia, saluran tuba falopi terblokir atau diblokir.
Kemudian, menderita endometriosis, memiliki masalah medis, menjalani pengobatan yang memengaruhi kesuburan, memiliki faktor gaya hidup yang memengaruhi kesuburan seperti sering merokok, sering meminum alkohol, memakai obat terlarang, jarang berolahraga, dan obesitas ataupun terlalu kurus.
[irp posts="6256" ]
Lalu, bagaimana cara agar cepat hamil ?
Untuk mengatasi kehamilan yang tidak kunjung tiba, kamu dapat mencoba beberapa cara di bawah ini. Berikut pembahasan mengenai cara cepat hamil dari penjelasan dr Rheza yang dikutip dari kanal Youtube Media Dokter Majapahit.
1. Mengetahui Masa Ovulasi atau Masa Subur
Pertama, ketahui dan pahami masa subur atau ovulasi dengan rutin mencatat periode menstruasi dan durasi jeda hari terakhir menstruasi ke hari pertama menstruasi di bulan berikutnya. Memahami siklus mentruasi dapat membantu mempercepat kehamilan karena waktu terbaik untuk hamil adalah berhubungan seks saat ovulasi.
Misalnya sekitar 28 hari, lalu ambil setengahnya berarti pada hari ke-14. Masa subur biasanya terjadi pada hari ke-11 sampai hari ke-17. Selain itu, tanda-tanda yang dapat diperhatikan saat ovulasi terjadi di antaranya adalah perubahan lendir serviks menjadi tipis dan licin, serta merasakan sakit di satu sisi serviks.
2. Berhubungan Seksual secara Rutin