Kabar Mojokerto - Sebuah bunker peninggal zaman Belanda berada di Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel Kota Mojokerto. Namun, tidak ada catatan pasti kapan bunker ini dibuat.
Bunker terlihat seperti bongkahan batu besar itu terletak halaman GPIB Immanuel. Separuhnya nampak terpendam tanah.
Menurut pemerhati sejarah Mojokerto, Ayuhanafiq, bunker ini terbuat dari beton dengan ketebalan yang mampu menahan ledakan bom. Karena, memang dipersiapkan guna mengantisipasi serangan bom dari pesawat terbang.
Pasukan KNIL Belanda rencanya akan berlindung di bunker tersebut apabila bala tentara Jepang sewaktu-waktu menjatuhkan bom.
“Perlindungan berbentuk ruang bawah tanah semacam itu dibangun ketika api perang Dunia ke-2 sudah menjalar hingga ke wilayah Indonesia. Pemerintah Hindia Belanda yang menguasai Indonesia menjadi salah satu kekuatan Sekutu melawan bala tentara Jepang,” kata Yuhan.
Ia menyebut, secara fisik bunker tersebut terkamuflase dengan baik. Bila dilihat dari udara jelas terlihat seperti bungkahan batu besar. Bunker memiliki pintu masuk sempit mirip dengan pintu Iglo, rumah orang Eskimo. Sementara pada bagian atas terdapat lubang ventilasi udara.
Artikel Terkait
Film Kromoleo Angkat Kisah Legenda Urban, Cek Jadwal Tayangnya di Bioskop Mojokerto
Kemunculan buaya putih di Sungai Sadar Mojokerto Diyakini Pertanda Bahaya
Legenda Desa Candiwatu di Mojokerto: Asal-Usul Nama dan Kisah Sejarahnya
Sejarah dan Asal Usul Tari Mayang Rontek Mojokerto