Kabar Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto baru-baru ini mengadakan sebuah acara penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif. Bertempat di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), acara tersebut melibatkan deklarasi komitmen anti-korupsi serta penandatanganan perjanjian kinerja dan pakta integritas untuk tahun 2025.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh pejabat tinggi pratama di Kabupaten Mojokerto dan disaksikan langsung oleh Bupati Muhammad Al Barra, yang didampingi Wakil Bupati Moh. Rizal Octavian dan Sekretaris Daerah Teguh Gunarko.
Acara ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat integritas, akuntabilitas, dan transparansi Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan tujuan utama untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih baik, bersih, dan memberikan pelayanan publik yang maksimal.
Baca Juga: Polres Mojokerto Ungkap 59 Kasus Kriminal dan Tangkap 81 Tersangka Selama Operasi Pekat Semeru 2025
Dalam laporan yang disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Mojokerto, Siswadi, penandatanganan perjanjian kinerja dan pakta integritas ini merupakan simbol nyata dari komitmen antara pihak yang memberi dan menerima amanah untuk meningkatkan kualitas kerja aparat pemerintah.
Siswadi menambahkan bahwa langkah ini juga bertujuan untuk menyusun indikator kinerja yang jelas, yang menjadi dasar dalam evaluasi dan penilaian terhadap pencapaian tujuan organisasi. Hal ini diharapkan tidak hanya menjadi acuan dalam pemberian penghargaan, tetapi juga sebagai landasan untuk penerapan sanksi jika diperlukan.
“Proses ini juga memfasilitasi pemberi amanah untuk terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap perkembangan kinerja,” ujarnya pada Kamis (13/3/2025).
Bupati Mojokerto, yang akrab disapa Gus Barra, menjelaskan perjanjian kinerja ini dilaksanakan setelah penetapan dokumen perencanaan untuk periode 2025-2029. Dalam perjanjian tersebut, terdapat indikator kinerja strategis dan target yang harus dicapai oleh setiap perangkat daerah. Gus Barra berharap perangkat daerah dapat memberikan kontribusi nyata dalam pencapaian visi dan misi Pemkab Mojokerto untuk periode 2025-2030.
Baca Juga: Kasus Stunting di Kota Mojokerto Diklaim Turun Drastis, Kini Terisa 1,54 Persen
"Perjanjian kinerja ini akan menjadi acuan bagi keberhasilan setiap perangkat daerah dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan," ujarnya.
Lebih lanjut, terkait dengan penandatanganan pakta integritas, Gus Barra menekankan bahwa ini adalah komitmen bersama untuk menjaga kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
"Pakta integritas ini berisi janji kepada diri sendiri untuk menjalankan tugas sesuai dengan peraturan yang berlaku, serta untuk menghindari segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan," tegasnya.
Pemkab Mojokerto juga menekankan beberapa komitmen penting dalam mendukung keberhasilan reformasi birokrasi. Salah satunya adalah memastikan seluruh kepala perangkat daerah dapat menjadi motivator bagi bawahannya untuk bekerja lebih giat dan berkompetisi dengan sehat dalam rangka mencapai tujuan organisasi.
Selain itu, mekanisme kerja baru yang lebih dinamis dengan tim-tim kerja juga telah diterapkan untuk mempercepat pelaksanaan program dan mengurangi ego sektoral.
Artikel Terkait
Safari Ramadhan Forkopimda di Masjid Polres Mojokerto Kota, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Antar Lembaga
Polri untuk Masyarakat, Polres Mojokerto Bersama Media Bagi-bagi Takjil di Jalanan
Kasus Stunting di Kota Mojokerto Diklaim Turun Drastis, Kini Terisa 1,54 Persen
Perkiraan Waktu Terjadinya Lailatul Qadar pada bulan Ramadan 2025? Simak Keutamaannya
Polres Mojokerto Ungkap 59 Kasus Kriminal dan Tangkap 81 Tersangka Selama Operasi Pekat Semeru 2025