Pemkab Mojokerto Pasang Alat Pendeteksi Pergerakan Tanah Tangani Longsor di Jalur Pacet-Cangar

Photo Author
Deni Lukmantara, Kabar Mojokerto
- Minggu, 6 April 2025 | 11:41 WIB
Rapat koordinasi penangan lonsor di Jalur Pacet-Cangar.  (Dok. Diskominfo Kabupaten Mojokerto)
Rapat koordinasi penangan lonsor di Jalur Pacet-Cangar. (Dok. Diskominfo Kabupaten Mojokerto)

 

Kabar Mojokerto- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui BPBD akan memasang alat peringatan dini EWS (Early Warning System) di Jalur Pacet-Cangar. Alat ini sebagai pedeteksi pergerakan tanah saat tim penanganan longsor mulai diterjunkan.

 

 

Langkah itu diambil dari hasil Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan bencana longsor di Jalur Pacet-Cangar di smart room Satya Bina Karya Pemkab Mojokerto, Sabtu (5/4).

 

Rakor ini melibatkan Pemkab Mojokero, Polres Mojokerto, Kodim 0815, BPBD Kabupaten Mojokerto, Perhutani, UPT Tahura Raden Soerjo, DPUPR, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto, Dinkes, Basarnas dan Dinsos.

 

Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto, Yoie Afrida Soesetyo Djati mengatakan, pembersihan longsor yang menutup jalur alterntif Mojokerto-Batu itu belum bisa dilakukan karena mempertimbangkan keamaanan dan keselamatan petugas. Mengingat, masih berpotensi terjadi bencana longsor susulan di tengah cuaca ekstrem.

 

Pihaknya akan membentuk Tim Safety Official untuk mematakan medan.  Untuk antisipasi kejadian yang tidak diinginkan, akan dipasang sementara EWS untuk mendeteksi pergerakan tanah.

 

Dalam kegiatan itu juga melibatkan seluruh stakeholder termasuk BMKG Jatim, sebagai ujung tombak dalam prakiraan cuaca untuk alat EWS dan alat deteksi pergerakan tanah.

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X