Kabar Mojokerto- Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa atau Gus Barra menyerahkan dana hibah ke Masjid Al-Ikhlas di Desa Petak, Pacet, Mojokerto,senilai Rp 200 juta. Bantuan tersebut diserahkan pada momen Lebaran 2025.
Gus Barra bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto melaksanakan Salat Idulfitri Masjid Al-Ikhlas di Desa Petak, Senin (31/3/2025) pagi. Juga diikuti oleh ribuan jamaad dari masyarakat sekitar.
Momen ini menjadi ajang silaturahmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto bersama masyarakat, sekaligus refleksi atas ibadah yang telah dijalankan selama bulan suci Ramadan.
Gus Barra menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto.
"Saya beserta seluruh segenap jajaran pegawai Pemerintah Kabupaten Mojokerto, mengucapkan mohon maaf lahir dan batin ketika ada hal-hal yang selama ini dalam pemerintahan kami yang mungkin kurang berkenan dihati anda semuanya,” katanya.
Ia mengatakan rasa syukur karena umat Islam di Mojokerto dapat menyelesaikan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dalam keadaan sehat.
Baca Juga: Gus Barra Resmikan Layanan Dialisis dan Kring Bazz RSUD RA Basoeni, Pasien Bisa Konsultasi Daring
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai ajang introspeksi dan peningkatan keimanan.
"Semoga ibadah bulan suci Ramadan kita, segala sesuatu yang kita laksanakan selama bulan suci Ramadan, puasa kita, sholat kita, ibadah kita, diterima oleh Allah SWT. Dan semoga kita menjadi orang yang fitrah, yang bersih, seperti yang kemudian kita harap-harapkan," harapnya.
Setelah memberikan sambutan, Gus Barra menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp 200 juta kepada pengurus Masjid Al-Ikhlas. Bantuan ini diharapkan dapat digunakan untuk keperluan pengembangan masjid.
“Alhamdulillah, bertepatan dengan hari kemenangan ini, kita juga mendapat berkah berupa hibah bantuan untuk pengembangan Masjid Al-Ikhlas. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin demi kemaslahatan umat,” tuturnya.
Ketua Takmir Masjid Al-Ikhla, Achmad Wiherno Susanto, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan tersebut.
Baca Juga: Bupati Mojokerto Sidak Destinasi Wisata Rawan Bencana untuk Persiapan Libur Lebaran 2025
Dikatakannya, dana hibah ini rencanakan untuk membangun Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al-Islam dan tempat wudhu.
selain itu juga berencana mendirikan tempat penginapan syariah gratis bagi para wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata Pacet.
“Lokasi masjid ini sangat strategis di kawasan wisata, sehingga banyak wisatawan yang mampir untuk beristirahat dan melaksanakan salat. Dengan adanya homestay (penginapan) syariah, kami berharap bisa memberikan fasilitas yang lebih baik bagi para musafir,” ungkapnya.
Baca Juga: Pemkab Mojokerto Gelar Rembuk Stunting, Fokus Percepat Penurunan Angka Stunting
Ia menambahkan, Masjid Al-Ikhlas telah memiliki fasilitas lengkap dengan area parkir yang luas. Dana operasional masjid sebagian besar berasal dari infaq dan sedakah jamaah rata-rata mencapai Rp 10 juta per bulan.
Dana tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk pengembangan fasilitas masjid demi kenyamanan dan keamanan jamaah.
“Kami akan terus berupaya menjaga transparansi dan memastikan bahwa setiap dana yang masuk digunakan untuk kemaslahatan jamaah,” pungkas Wiherno.
Artikel Terkait
Gerakan Pangan Murah di Mojokerto Hadir Kembali, Gus Barra Dukung Inisiatif Dinas Pertanian Jatim
Pemkab Mojokerto Salurkan Hibah Rp 100 Juta untuk Masjid Ainul Yaqin Saat Safari Ramadan
Pemkab Mojokerto Gelar Musrenbang Inklusif, Fokus pada Hak Perempuan, Anak, dan Penyandang Disabilitas
Bupati Mojokerto Gus Barra Ajak Warga Puri Memaknai Ibadah Puasa dan Lailatul Qadar dalam Safari Ramadhan
Warga Mojokerto Harus Waspada, Ini Sederet Penyakit yang Kerap Timbul Setelah Lebaran