Kabar Mojokerto – Upaya memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan lembaga pemasyarakatan mendapat perhatian serius.
Lapas Kelas IIB Mojokerto resmi menjalin kerja sama strategis dengan Polres Mojokerto melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung pada Rabu (17/4/2025) di Mapolres Mojokerto.
Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam menciptakan stabilitas keamanan, terutama dalam mencegah potensi gangguan dari dalam maupun luar Lapas.
Baca Juga: Polisi Selidiki Kasus Dugaan Penipuan Pedagang Es Puter di Mojokerto oleh Pria Ngaku Polisi
Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menegaskan pentingnya sinergi antara dua institusi penegak hukum ini.
“Gangguan keamanan bisa datang kapan saja dan dari mana saja. Dengan adanya dukungan dari Polres Mojokerto, kami berharap penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif,” ujarnya.
Penandatanganan MoU ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pertukaran informasi, peningkatan pengamanan, hingga dukungan personel apabila situasi mendesak.
Polres Mojokerto sendiri menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk komitmen menjaga ketertiban wilayah.
Baca Juga: Uang Pedagang Es Puter yang Ditipu Pria Ngaku Polisi untuk Bayar Kuliah Anak
“Kami siap memberikan dukungan penuh dalam hal pengamanan dan penegakan hukum di lingkungan Lapas. Sinergi ini penting agar ancaman keamanan bisa diantisipasi sejak dini,” kata Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto.
Dengan terjalinnya kolaborasi ini, kedua pihak berharap dapat membangun sistem koordinasi yang lebih solid. Tujuannya tidak hanya merespons insiden, tapi juga mencegahnya sebelum terjadi.
Artikel Terkait
Pedagang Es Puter di Mojokerto Tertipu Pria Ngaku Polisi, Uang Rp 9 Juta Raib Dibawa Kabur
Uang Pedagang Es Puter yang Ditipu Pria Ngaku Polisi untuk Bayar Kuliah Anak
Pemkab Mojokerto Matangkan Pengembangan Super Apps Layanan Publik dalam Satu Genggaman
Polisi Selidiki Kasus Dugaan Penipuan Pedagang Es Puter di Mojokerto oleh Pria Ngaku Polisi
SPMB 2025, Tersedia 2.080 Kursi untuk SMP Negeri Kota Mojokerto