Baznas Kota Mojokerto Punya Pinjaman Tanpa Bunga untuk Pelaku UMKM

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Selasa, 29 April 2025 | 08:58 WIB
Peluncuran BAZNAS Microfinance Desa (BMD) oleh BAZNAS RI di Kantor BMD Kota Mojokerto.  (Dok. Diskominfo Kota Mojokerto )
Peluncuran BAZNAS Microfinance Desa (BMD) oleh BAZNAS RI di Kantor BMD Kota Mojokerto. (Dok. Diskominfo Kota Mojokerto )

 

Kabar Mojokerto- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mojokerto kini memiliki program pinjaman tanpa bunga atau Qardhul Hasan bagi pelaku usaha mikro (mustahik) untuk mengembangkan usahanya. Program ini bernama Baznas Microfinance Desa (BMD).

 

Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad mengatakan, BMD merupakan program pembiayaan produktif kepada para mustahik dengan prinsip nonprofit, dalam rangka pengembangan usaha. Program ini diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan penghasilan mustahik.

 

“BMD merupakan salah satu upaya BAZNAS dalam meluncurkan program-program produktif guna mengentaskan kemiskinan dan membantu masyarakat dalam bidang ekonomi, termasuk terbebas dari jerat rentenir,” katanya dalam dalam sambutannya di Kantor BMD, Jalan Benteng Pancasila, Kota Mojokerto, Senin (28/5/2025).

Baca Juga: IKM Kelapa Parut Mojokerto Go Internasional, 25 Ton Diekspor ke Qatar

Dana BMD untuk pembiayaan Qardhul Hasan berasal dari bantuan Baznas RI senuilai Rp 1 miliar. Noor Achmad berharap, program dapat membantu para mustahik pelaku usaha mikro mengembangkan usahanya.

“Program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) menggunakan skema pinjaman tanpa bunga untuk membantu pelaku usaha mikro (mustahik) mengembangkan usahanya. Pengembalian dana dalam skema ini tidak membebani penerima manfaat,” jelas Noor Achmad.

Baca Juga: Tjiwi Kimia Raih Penghargaan Kementerian Investasi atas Dukungan Terhadap UMKM dan Ekonomi Lokal

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari yang turut hadir dalam acara peluncuran BMD menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Baznas RI. Ia mengatakan, bantuan pembiayaan pinjaman tanpa bunga ini tentu sangat membantu mustahik pelaku UMKM untuk lebih mengembangkan usahanya.

“Terima kasih banyak kepada Baznas RI. Insya Allah, ke depan program ini akan lebih bermanfaat dan membawa berkah dalam penguatan UMKM dan IKM Kota Mojokerto,” ungkap Ika Puspitasari didampingi Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi.

 

Walikota yang akrab disapa Ning Ita menyebutkan, sebanyak 12 ribu mustahik yang mendapatkan layanan dari Baznas Kota Mojokerto. Ia menilai, program bantuan BMD sangat relevan dengan kondisi masyarakat Kota Mojokerto yang mayoritas pelaku UMKM.

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X