Tren Vegetarian Meningkat, UMKM Kuliner Mojokerto Dibekali Pelatihan Menu Sehat

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Rabu, 21 Mei 2025 | 15:20 WIB
Wali Kota Mojokerto Ning Ita berfoto bersama para peserta pelatihan kuliner vegetarian, wujud dukungan bagi UMKM perempuan agar naik kelas. (M Lutfi Hermansyah)
Wali Kota Mojokerto Ning Ita berfoto bersama para peserta pelatihan kuliner vegetarian, wujud dukungan bagi UMKM perempuan agar naik kelas. (M Lutfi Hermansyah)

Kabar Mojokerto - Geliat usaha kuliner di Kota Mojokerto terus dipacu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menaruh perhatian khusus pada pengembangan segmen makanan sehat berbasis nabati, salah satunya melalui pelatihan olahan makanan vegetarian yang diadakan di Gedung PLUT Maja Citra Kinarya.

Dalam kunjungannya pada Rabu (21/5/2025), Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini menyampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah kota untuk mendorong UMKM lokal agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas.

“Pelatihan ini memberikan tambahan keterampilan bagi pelaku usaha kuliner, khususnya dalam menciptakan menu vegetarian yang punya nilai jual lebih tinggi,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Baca Juga: Rokok-Minol Ilegal Senilai Rp19,3 Miliar Dimusnahkan di Mojokerto

Menurutnya, pasar makanan vegetarian tengah berkembang pesat, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat. Oleh karena itu, pelaku UMKM perlu dipersiapkan agar mampu memenuhi kebutuhan pasar tersebut.

“Segmen makanan vegetarian ini memang tidak umum, tapi sangat potensial. Komunitas-komunitas pecinta makanan sehat bisa jadi target pasar baru yang menarik,” imbuhnya.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 20 hingga 22 Mei 2025, dan diikuti oleh 30 pelaku UMKM kuliner terpilih. Mereka diajarkan membuat beragam olahan vegetarian mulai dari mie ayam jamur vegan, rendang nabati, sate dan pecel lele vegan, hingga nori roll dan pepes berbahan dasar tumbuhan.

Melalui pelatihan ini, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoukmperindag) Kota Mojokerto ingin memastikan pelaku usaha tidak hanya kreatif, tetapi juga adaptif terhadap tren dan permintaan pasar.

Baca Juga: Gema Pitu! Langkah Strategis Pemkab Mojokerto Tangani Stunting dan Tingkatkan Layanan Posyandu

Dengan bekal keterampilan baru ini, diharapkan para peserta pelatihan bisa menghadirkan inovasi produk yang tak hanya menggugah selera, tapi juga sehat dan memiliki daya saing tinggi.

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X