Kabar Mojokerto- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menggelontorkan anggaran Rp 10 miliar dari APBD 2025 untuk proyek peningkatan pintu air bendung dan jaringan irigasi pertanian. Proyek ini ditargetkan mampu mengairi seribu hektare lahan pertanian yang tersebar di beberapa desa.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan, setidaknya terdapat sembilan paket proyek pintu air bendung dan irigasi pertanian yang menjadi priotitas tahun 2025 ini. Enam paket di antaranya sudah bergulir dengan total kontrol senilai Rp 5,981 miliar.
Sedangkan tiga paket lainnya masih dalam proses tender di bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Mojokerto.
Dengan dilelangnya sejumlah paket tersebut bagian dari percepatan pembanguan daerah. Utamanya dalam upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian warga. Selain itu juga untuk menangani persoalan banjir.
"Prinsipnya pengerjaan peningkatan bendung maupun irigasi pertanian dari alokasi APBD Pemkab Mojokerto, untuk mendukung swasembada pangan salah satu dari asta cita Bapak Presiden. Dan juga sebagai upaya Pemkab Mojokerto dalam penanganan banjir," ucap Rinaldi, Senin (21/7/2025).
Artikel Terkait
Jalan Penghubung Antar Desa di Mojoanyar Mojokerto Rusak Parah, Kondisinya Mirip Makadam
Warga Keluhkan Jalan Rusak di Desa Parengan, Mojokerto, Aspal Hilang Menyisakan Tanah dan Krikil
Pembangunan Jembatan Talunbrak di Mojokerto, Pacu Roda Perekonomian Masyarakat
Median Jalan Depan SPN Polda Jatim di Mojokerto Dibongkar, DPR RI Dorong Mitigasi Laka Lantas
Pembangunan Jembatan Talunbrak Mojokerto Dikebut, BNPB Pastikan Selesai Lebih Awal