Kabar Mojokerto - Dinas Komunikas dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mojokerto meraih penghargaan Gold Winner dalam ajang Indonesia Marketing Festival (IMF) 2024. Penghargaan diperoleh berkat inovasi aplikasi Tumbas.
Penyerahan penghargaan berlangsung di Balroom The Westin Hotel Surabaya, Kamis (22/8/2024). Penghargaan diterima oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto. Ia diampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto Iwan Abdillah.
Acara ini turut dihadiri oleh Founder and Chairman MarkPlus, Hermawan Kertajaya, Wakil Gubernur Jawa Timur, Elistiano Dardak dan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
Ajang IMF ialah ajang bertemunya kalangan bisnis, industri dan pemerintah. Festival tahunan yang diprakarsai MarkPlus sudah memasuki tahun ke-12. Kali ini, mengambil tema ‘Pilot Marketing Flying in Turbulence’.
Ada tujuh kota yang jadi lokasi gelaran IMF Series. Kota-kota itu adalah Yogyakarta, Pekanbaru, Palembang, Manado, Bali, Bandung dan terakhir sebagai penutup di Surabaya
Baca Juga: Sumringah, Ratusan Buruh Pabrik Rokok di Mojokerto Terima Bantuan BLT DBHCT
Dalam gelaran ini, Markplus Institute memberikan pengakuan dan rekognisi serta apresiasi kepada instansi pemerintahan. Penilaiannya berdasarkan inovasi pelayanan publik berbasis digital.
Diskominfo Kabupaten Mojokerto mendapat gold winner dalam kategori Government Techno Marketing Awards 2024 Jawa Timur. Di bawah komando Ardi, dinas ini dinilai sukses membuat inovasi pelayanan publik berbasis digital di bidang marketing. Yakni aplikasi Tumbas.
Aplikasi akronim dari Transaksi Produk Unggulan Mojokerto Berkualitas itu dioperasikan Disperindag Kabupaten Mojokerto. Aplikasi marketplace ini diluncurkan untuk mendongkrak ekonomi UMKM di bumi Majapahit.
Atas penghargaan tersebut, Ardi mengatakan, penghargaan ini merupakan sebuah bentuk pengakuan dari MarkPlus Institute hadirnya aplikasi Tumbas. Sebab, aplikasi Tumbas menjadi sarana marketing yang efektif bagi UMKM di Kabupaten Mojokerto.
"Ayo masyarakat Mojokerto, Nggak download aplikasi Tumbas, nggak Keren," katanya seusai menerima penghargaan.
Baca Juga: Mengenal Tumbas, Aplikasi Jual Beli Online Produk Khas Mojokerto
Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto Iwan Abdillah menyampaikan, aplikasi Tumbas layak mendapatkan apresiasi.
Artikel Terkait
Sederet Terobosan dan Inovasi Pemkab Mojokerto di Era Bupati Ikfina Fahmawati
Bupati Mojokerto Edukasi Pentingnya Keluarga Berencana Melalui Program Gema Sahaja
4 Gebrakan Bupati Mojokerto Sukses Tekan Angka Kemiskinan
Pemkab Mojokerto Pastikan Mutasi Jabatan Dua Kadis Sesuai Prosedur
Capaian SPM Kota Mojokerto Rangking 3 se-Jatim di Triwulan Kedua 2024