Belasan Proyek Pembangunan Jembatan dan Jalan Cor di Mojokerto Dikebut, Target Rampung Akhir Tahun

Photo Author
Latif Saipudin, Kabar Mojokerto
- Jumat, 29 November 2024 | 13:35 WIB
Pengerjaan pembangunan jembatan Ponggok di Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. (Foto: Latif Saipudin)
Pengerjaan pembangunan jembatan Ponggok di Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. (Foto: Latif Saipudin)

Kabar MojokertoPemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terus menggenjot pengerjaan belasan proyek pembangunan jembatan dan jalan cor, dengan target penyelesaian pada akhir tahun 2024.

Dari total 12 proyek tersebut, salah satunya adalah pembangunan Jembatan Ponggok di Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.

Saat ini, pembangunan Jembatan Ponggok masih dalam tahap pengerjaan Erection Girder, yaitu pemasangan balok beton (pra-cetak) pada tumpuan konstruksi pondasi jembatan.

Baca Juga: Masa Cuti Kampanye Berakhir, Ikfina Jabat Bupati Mojokerto Lagi

Selama proses pengerjaan berlangsung, akses jalan untuk kendaraan mobil ditutup, sementara pengendara sepeda motor masih bisa melintas melalui jalur samping yang telah disiapkan, sehingga tidak mengganggu akses warga setempat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, menyatakan bahwa Pemkab berkomitmen untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan Jembatan Ponggok di Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang.

"Percepatan pembangunan seperti jembatan Ponggok diharapkan dapat memperlancar konektivitas antarwilayah, yang pada gilirannya akan berdampak positif terhadap perekonomian dan sosial masyarakat," ujarnya pada Jumat (29/11/2024).

Progres pembangunan Jembatan Ponggok pada minggu ke-16 telah mencapai sekitar 46-50 persen, dengan deviasi pengerjaan lebih cepat, yakni mencapai 23 persen lebih awal dari jadwal yang ditentukan. Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp 4.904.684.000 dan dikerjakan oleh CV Prima Karya Nusantara dengan pengawasan dari CV Guna Manfaat Teknik.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Pastikan Rotasi Jabatan Kadis hingga Pegawai Fungsional Sesuai Aturan

Rinaldi menambahkan saat ini tersisa 12 paket pembangunan yang terdiri dari empat proyek jembatan dan delapan proyek pembangunan jalan. Pemkab Mojokerto menargetkan agar seluruh proyek tersebut dapat selesai paling lambat pertengahan Desember 2024.

"Pemkab Mojokerto berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, salah satunya melalui pembangunan infrastruktur yang mendukung kelancaran mobilitas dan distribusi barang serta jasa di wilayah ini," terang Rinaldi.

Sementara itu, Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Mojokerto, Henry Surya, mengungkapkan pembangunan jembatan mencakup beberapa lokasi, antara lain pelebaran Jembatan Bangsri di Desa Kambangsri, Kecamatan Kemudian, pembangunan Jembatan Jrambre I di Kecamatan Dlanggu, Jembatan Cinandang di Kecamatan Dawarblandong, dan Jembatan Ponggok di Desa Wonoploso.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Siapkan 267 Hektare Lahan Tidur untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Selain itu, terdapat juga pembangunan jalan yang tersebar di delapan lokasi, seperti rehabilitasi ruas jalan Sampangagung-Kuripansari di Kecamatan Kutorejo, serta pembangunan ruas jalan Kemlagi Berat Kulon di Kecamatan Kemlagi dan Baureno-Sumberjati di Kecamatan Jatirejo.

 

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X