Sosok Bripka Muliono, Polisi di Mojokerto Nyambi Jadi Petani

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Senin, 20 Januari 2025 | 15:15 WIB
Bripka Muliano menanam padi di lahan persawahan di Desa Kedungmungal, Kecamatan Pungging, Mojokerto.  (Dok. Humas Polres Mojokerto)
Bripka Muliano menanam padi di lahan persawahan di Desa Kedungmungal, Kecamatan Pungging, Mojokerto. (Dok. Humas Polres Mojokerto)

 

Kabar Mojokerto - Bripka Muliono merupakan Bhabinkamtibmas Polsek Pungging di Desa Bangun. Di tengah kesibukannya menjadi abdi negara, ia mengembangkan usaha di bidang pertanian.

 

 

Alumnus D3 IPB jurusan peternakan ini mengelola lahan pertanian di Desa Kedungmungal, Kecamatan Pungging, Mojokerto. Tak tanggung-tanggung, ia mengelola 4 lahan sekaligus sejak 3 tahun terakhir.

 

"Sekitar 2022 awal, sejak saya pindah dari Jakarta ke Mojokerto. Gak lama saya langsung bercocok tanam," katanya kepada wartawan, Senin (20/1/2025).

 

Ukuran masing masing lahan bervariasi. Yakni, 2 lahan berukuran 900 meter persegi, 800 meter persegi dan 500 meter persegi. Semua lahan tersebut ia sewa dari seseorang.

 

“Saya ke sawah saat libur lepas jaga atau piket. Terkdang pagi sampai jam 11.00. Terkadang habis zuhur menginjak asar sekitar jam 15.00 itu saya balik lagi. Kadang magrib bubar pulang," imbuhnya.

Baca Juga: Satlantas Polres Mojokerto Kota Sosialisasi Peran Juru Parkir dalam Lalu Lintas

Muliono bilang, motivasi utama nyambi jadi petani karena merasa lebih bahagia berada di pematang sawah. Hal itu diarasakan sejak pindah tugas dari Kota Metropolitan, Jakarta.

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X