Kabar Mojokerto - Polda Jatim membangun dapur umum pertama untuk pemenuhan gizi di Mojokerto. Dapur ini ditargetkan dapat menyajikan 3.299 porsi makanan bergizi gratis (MBG) dan diharapkan selesai dalam 2 bulan.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Jatim ini terletak di Aspol Blok E, Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim, Bangsal, Mojokerto. Proses pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto.
"Ini adalah pembangunan pertama SPPG di Jatim. Dapur ini dirancang dengan sistem modular, tidak permanen namun diperkirakan dapat bertahan lebih dari sepuluh tahun," ungkap Imam di lokasi, Kamis (13/2/2025).
Baca Juga: Yayasan Kemala Bhayangkari Dukung Makan Bergizi Gratis di TK Kemala Bhayangkari 84 Mojokerto
Imam juga didampingi oleh sejumlah pejabat, termasuk Direktur Kerja Sama dan Kemitraan BGN, Muhammad Rizal, Kepala Bakorwil Bojonegoro, Agung Subagyo, serta tokoh agama dan pejabat setempat.
Dapur ini dibangun di atas lahan seluas 1.523 meter persegi dengan luas bangunan 400 meter persegi. Kapasitas dapur ini memungkinkan untuk memproduksi 3.299 porsi MBG. Pembangunan SPPG ini dikerjakan oleh PT Guna Bangun Perkasa.
Pada tahap awal, makanan bergizi akan disalurkan untuk 13 sekolah dasar dan 3 desa di Kecamatan Bangsal, Mojokerto. Dapur ini juga dilengkapi dengan dua kendaraan pengantar yang mampu mencapai lokasi tujuan dalam waktu 30 menit.
"Kapasitas dapur ini dapat ditingkatkan hingga 6.000 porsi, namun semuanya harus dipersiapkan dengan baik agar program ini dapat berjalan optimal," tambah Imam.
Sebagai bagian dari upaya menurunkan angka stunting, Imam berharap fasilitas ini dapat menjadi model bagi pembangunan SPPG lainnya di seluruh Jawa Timur. Target Mabes Polri adalah untuk membangun sekitar 9 SPPG lagi pada bulan Maret.
Kepala Bakorwil Bojonegoro, Agung Subagyo, juga menyampaikan data dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 yang menunjukkan penurunan prevalensi stunting di Jatim, dari 19,6% pada tahun 2022 menjadi 17,7% pada 2023.
"Angka ini menunjukkan perbaikan, dan kami berharap dengan adanya program ini, stunting dapat terus menurun," kata Agung.
Baca Juga: Dispendukcapil Mojokerto Hentikan Penerbitan Surat Keterangan WNI, Gantikan dengan e-KTP
Imam juga menekankan program MBG ini menjadi bagian dari upaya mencetak generasi sehat yang lebih baik. "Ini adalah langkah untuk masa depan, dan kami harus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang cukup," tuturnya.
Maranata, Direktur Operasional PT Guna Bangun Perkasa, menyampaikan apresiasi atas dukungan Polda Jatim yang mempercepat perencanaan. "Harapannya, pembangunan SPPG ini bisa selesai dalam waktu 1,5 hingga 2 bulan, dan kami berharap semuanya berjalan lancar," ujar Maranata.
Artikel Terkait
Polres Mojokerto Kota Gelar Operasi Keselamatan 2025, Fokus Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas
Kapolres Mojokerto Pimpin Operasi Keselamatan Semeru 2025, Fokus Edukasi dan Tindakan Humanis
Satlantas Polres Mojokerto Kota Tandai Jalan Berlubang untuk Kurangi Risiko Kecelakaan
Dispendukcapil Mojokerto Hentikan Penerbitan Surat Keterangan WNI, Gantikan dengan e-KTP
Yayasan Kemala Bhayangkari Dukung Makan Bergizi Gratis di TK Kemala Bhayangkari 84 Mojokerto