Kabar Mojokerto- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mojokerto kini memiliki program pinjaman tanpa bunga atau Qardhul Hasan bagi pelaku usaha mikro (mustahik) untuk mengembangkan usahanya. Program ini bernama Baznas Microfinance Desa (BMD).
Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad mengatakan, BMD merupakan program pembiayaan produktif kepada para mustahik dengan prinsip nonprofit, dalam rangka pengembangan usaha. Program ini diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan penghasilan mustahik.
“BMD merupakan salah satu upaya BAZNAS dalam meluncurkan program-program produktif guna mengentaskan kemiskinan dan membantu masyarakat dalam bidang ekonomi, termasuk terbebas dari jerat rentenir,” katanya dalam dalam sambutannya di Kantor BMD, Jalan Benteng Pancasila, Kota Mojokerto, Senin (28/5/2025).
Baca Juga: IKM Kelapa Parut Mojokerto Go Internasional, 25 Ton Diekspor ke Qatar
Dana BMD untuk pembiayaan Qardhul Hasan berasal dari bantuan Baznas RI senuilai Rp 1 miliar. Noor Achmad berharap, program dapat membantu para mustahik pelaku usaha mikro mengembangkan usahanya.
“Program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) menggunakan skema pinjaman tanpa bunga untuk membantu pelaku usaha mikro (mustahik) mengembangkan usahanya. Pengembalian dana dalam skema ini tidak membebani penerima manfaat,” jelas Noor Achmad.
Baca Juga: Tjiwi Kimia Raih Penghargaan Kementerian Investasi atas Dukungan Terhadap UMKM dan Ekonomi Lokal
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari yang turut hadir dalam acara peluncuran BMD menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Baznas RI. Ia mengatakan, bantuan pembiayaan pinjaman tanpa bunga ini tentu sangat membantu mustahik pelaku UMKM untuk lebih mengembangkan usahanya.
“Terima kasih banyak kepada Baznas RI. Insya Allah, ke depan program ini akan lebih bermanfaat dan membawa berkah dalam penguatan UMKM dan IKM Kota Mojokerto,” ungkap Ika Puspitasari didampingi Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi.
Walikota yang akrab disapa Ning Ita menyebutkan, sebanyak 12 ribu mustahik yang mendapatkan layanan dari Baznas Kota Mojokerto. Ia menilai, program bantuan BMD sangat relevan dengan kondisi masyarakat Kota Mojokerto yang mayoritas pelaku UMKM.
Artikel Terkait
Permudah Dapat Modal, Bupati Mojokerto Serahkan SHAT Bagi Ratusan Pelaku UMKM
100 UMKM di Mojokerto Terima Bantuan Modal Usah dari Baznas
Warga Mojokerto Wajib Cek! Tabel Angsuran KUR BRI 2025 dan Syarat Pengajuan untuk Usaha Anda
Harga Kedelai Impor Naik, Perajin di Mojokerto Terpaksa Kurangi Ukuran Tempe