Cerita Sukses Pengusaha Krupuk Singkong di Mojokerto, Raup Omzet Puluhan Juta

Photo Author
Muhammad Siswanto, Kabar Mojokerto
- Jumat, 15 November 2024 | 09:05 WIB
Arik Agustiani (54) telah menjalani usaha krupuk singkong di Mojokerto selama puluhan tahun. (Foto: M Siswanto)
Arik Agustiani (54) telah menjalani usaha krupuk singkong di Mojokerto selama puluhan tahun. (Foto: M Siswanto)

“Menjelang hari raya, produksi kami kami genjot hingga bisa menghabiskan 300 kg singkong per hari,” tambah Arik.

Perjalanan Awal yang Penuh Tantangan

Arik memulai usaha krupuk singkong ini pada tahun 2005. Ia mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) di Kelurahan Wates, Magersari, Mojokerto selama tiga hari. Meski begitu, ia merasa bahwa produk krupuk singkong yang ada di pasaran sudah terlalu banyak. Oleh karena itu, Arik memutuskan untuk berinovasi, menciptakan resep krupuk singkong yang berbeda dan lebih diminati pasar.

“Proses pencarian resep ini tidak mudah. Saya menghabiskan waktu empat bulan mencoba berbagai resep yang saya ketahui. Setiap kali mencoba, saya minta suami dan anak saya untuk mencicipinya. Beberapa kali mereka bilang kurang enak, tapi akhirnya saya berhasil menemukan resep yang pas. Setelah itu, saya tes ke tetangga dan teman-teman, dan ternyata banyak yang suka. Dari sana, pesanan pun mulai berdatangan,” kenang Arik.

Kunci Sukses dari Kegigihan dan Inovasi

Kisah Arik Agustiani adalah contoh nyata bahwa kegigihan, inovasi, dan ketekunan dalam berbisnis dapat membuahkan hasil yang memuaskan. Meskipun awalnya hanya berawal dari usaha kecil di rumah, kini Arik telah berhasil membangun jaringan distribusi yang luas di Jawa Timur dan terus berkembang.

Keberhasilannya dalam menemukan resep krupuk singkong yang enak dan inovatif menjadi kunci utama dalam menciptakan produk yang diminati konsumen.

Baca Juga: Kisah Perajin Wayang Kulit Mojokerto yang Karyanya Diminati Turis Asing

Dengan semangat untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas produk, Arik Agustiani telah berhasil membuktikan bahwa kesuksesan dalam bisnis bukan hanya tentang modal besar, tetapi tentang ketekunan dan kreativitas dalam menghadapi setiap tantangan.

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IHSG Kembali Merosot, Istina Bilang Begini

Senin, 2 Februari 2026 | 11:13 WIB

Janda di Mojokerto Rela Jadi Badut Demi 3 Buah Hati

Kamis, 1 Januari 2026 | 17:18 WIB
X