Jembatan Pagerluyung di Mojokerto Ditutup, Warga Buka Jasa Penyeberangan Alternatif

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Senin, 23 Desember 2024 | 13:35 WIB
Jasa penyeberangan menggunakan perahu getek di Desa Betro, Kemlagi, Mojokerto.  (Kabarmojokerto.id/Achmad Latifullah )
Jasa penyeberangan menggunakan perahu getek di Desa Betro, Kemlagi, Mojokerto. (Kabarmojokerto.id/Achmad Latifullah )


Kabar Mojokerto -
Warga membuka jasa penyeberangan alternatif menggunakan perahu getek untuk menyeberangi Sungai Brantas. Perahu getek ini mulai dirakit sejak Jembatan Pagerluyung, Gedeg, Mojokerto ditutup sementara.

 

Penutupan sementara Jembatan Pagerluyung karena ada 2 tiang penyanggah yang miring dan patah ternyata berdampak bagi warga sekitar. Sebab, jembatan itu merupakan akses yang sering digunakan warga untuk menyeberang dari Kesamben, Jombang dan beberapa desa di Kecamatan Sooko menuju Kecamatan Gedeg maupun sebaliknya.

Jasa penyeberangan tersebut berada di Desa Betro, Kecamatan Kemlagi, Kecamatan Mojokerto

“Ada pengalihan jalan karena (Jembatan) Peguruyung ditutup, sehingga sebagian ada yang lewat sini, sebagian lagi lewat Jembatan Pulo (arah Kota Mojokerto),” kata Salah satu penjaga jasa penyeberangan, Agustinus Putra Margardika (20) kepada wartawab, Senin (23/12/2024).

Baca Juga: Terancam Putus, Jembatan Pagerluyung di Mojokerto Ditutup Sementara

Perahu getek ini dibuat secara swadaya oleh masyarakat sekitar. Perahu penyeberangan alternatif ini banyak dimanfaatkan warga untuk berangkat kerja dan sekolah. Sehingga paling ramai pada pagi hari.

 

“(Ramai) Kalau pagi, terutama orang berangkat kerja. Sampai jam 8 sudah habis,” ujarnya.

 

Jasa penyeberangan dengan perahu gotek ini beroperasi selama 24 jam dan dibagi 2 shift penjagaan. Bagi warga yang ingin menyeberang, cukup membayar Rp 2 ribu saja. Namun, khusus bagi pelajar gratis.

 

Dengan dibukanya jasa penyeberangan ini, dapat meningkatkan penghasilan para penjaganya. Dalam satu shift mampu meraup keuntungan hingga Rp 1 juta per hari.

 

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IHSG Kembali Merosot, Istina Bilang Begini

Senin, 2 Februari 2026 | 11:13 WIB

Janda di Mojokerto Rela Jadi Badut Demi 3 Buah Hati

Kamis, 1 Januari 2026 | 17:18 WIB
X