Kabar Mojokerto - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut bahwa ada beras oplosan dikemas ulang sebagai produk premium telah beredar di beberapa minimarket terkenal.
Hal itu terungkap setelah tim terkait melakukan pengambilan sampel dari berbagai tingkatan distribusi, termasuk dari beberapa minimarket dan supermarket.
“Iya, beredar. Supermarket beredar. Itu kami ambil sampel dari sana semua," kata Amran kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip dari Antara, Minggu (13/7/2025).
Hasil investigasi Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Satgas Pangan yang menunjukkan 212 merek beras terbukti tidak memenuhi standar mutu, mulai dari berat kemasan, komposisi, hingga label mutu.
Baca Juga: Wilmar Padi Indonesia Sukses Dongkrak Perekonomian Warga Jasem Mojokerto
Beberapa merek tercatat menawarkan kemasan “5 kilogram (kg)” padahal isinya hanya 4,5 kg. Lalu banyak di antaranya mengklaim beras premium, padahal sebenarnya berkualitas biasa.
Dengan demikian, masyarak perlu waspada terhadap peredaran beras oplosan yang kerap dijual di pasaran dengan harga murah, namun kualitasnya tidak sesuai standar konsumsi.