Kenali Ciri-ciri Beras Oplosan Menurut Profesor IPB

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Minggu, 13 Juli 2025 | 11:10 WIB
Ilustrasi beras oplosan. Kenali ciri-ciri beras oplosan menurut Profesor IPB.  (Sumber: iStockphoto.com)
Ilustrasi beras oplosan. Kenali ciri-ciri beras oplosan menurut Profesor IPB. (Sumber: iStockphoto.com)

 

Oleh karena itu masyarakat dimbau untuk mewaspadai beras yang terlihat tidak biasa, berwarna aneh, atau berbau.

 

“Hindari membeli beras tanpa label atau dari sumber yang tidak jelas. Cuci beras sebelum dimasak dan waspadai bila ada benda asing yang mengambang,” ucapnya.

 

Baca Juga: Pemkab Mojokerto dan Bulog Salurkan Bantuan Beras ke 642 KK

Perihal daya simpan, kata Tajuddin, idealnya beras hanya disimpan maksimal enam bulan agar kualitasnya tetap terjaga. Sebab, beras juga bisa mengalami kerusakan secara alami, terutama jika disimpan terlalu lama.

 

Menurutnya, meski beras sudah disimpan di tempat yang terkendali, kualitasnya tetap bisa menurun akibat faktor lingkungan, hama, atau mikroorganisme.

 

“Beras yang rusak bisa dipoles ulang. Namun, jika kerusakannya sudah parah, baik secara fisik, kimiawi, maupun mikrobiologis, maka tidak layak untuk dikonsumsi. Terlebih apabila mengandung bahan kimia atau pengawet, bisa berbahaya untuk kesehatan, “ jelasnya.

 

 

Tajuddin menambahkan, terdapat tiga jenis beras yang dikaitkan oplosan yang beredar di masyarakat. Pertama, beras campuran yang dicampur dengan bahan lain seperti jagung. Jenis ini secara umum ditemukan di beberapa daerah.

 

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IHSG Kembali Merosot, Istina Bilang Begini

Senin, 2 Februari 2026 | 11:13 WIB

Janda di Mojokerto Rela Jadi Badut Demi 3 Buah Hati

Kamis, 1 Januari 2026 | 17:18 WIB
X