Kabar Mojokerto - Dua maling motor beraksi di Dusun Simokerto, Desa Simongangrok, Kecamatan Dawarblandong Mojokerto. Satu pelaku berinisial A berhasil diamankan dan dihajar massa hingga babak belur.
Aksi pencurian itu terjadi di rumah Sanusi (59) pada Rabu (14/5/2024) sekitar pukul 09.00 WIB. Sanusi mengatakan, pencurian bermula ketika korban bernama Putra (14) datang ke rumahnya untuk bermain Playstation (PS). Motor korban dipakir di halaman rumahnya.
Tak lama setelah masuk dan bermain PS, korban mendengar motornya menyala dan dinaiki orang tak dikenal.
“Tadi dia PS-an. Parkir disini (halaman rumah), tidak lama ada sepeda bunyi, anak yang punya sepeda keluar dan teriak maling, maling, maling,” kata Sanusi kepada wartawan saat ditemuai di kediamannya, Rabu (14/5/2024).
Pelaku yang panik mendengar teriakan maling dari pemilik sepeda motor, segera tancap gas dan kabur. Spontan Sanusi bergegas mengejar pelaku. Warga lain yang tahu kejadian tersebut juga segera keluar.
Teman pelaku berinsial A yang berperan mengawasi keadaan berhasil ditangkap saat hendak kabur. Karena motor Honda Scoopy warna hijau yang dikendarainya tak bisa menyala. Sementara, pelaku eksekutor melarikan diri menggunakan motor korban.
“Temannya sepedanya dinaiki tapi tidak bisa menyala akhirnya dituntun dan tertangkap. Yang bawa sepeda korban kabur,” ujar Sanusi.
Pelaku A pun jadi sasaran amukan massa. Ia dipukul dan ditendang oleh sejumlah warga. Beruntungnya, ia tak sampai berdarah-darah. Kemudian ia dibawa ke rumah Kepala Dusun Simokerto.
“Diamankan warga ke Pak polo, cuman habis dimassa. masih sadar tidak samamati. Ada orang luar yang bawa arit (celurit), tapi dicegah,” papar Sanusi.
Mendapat laporan kejadian tersebut, polisi mendatangi lokasi. Lantas pelaku digelandang ke Polsek Dawarblandong. Selain pelaku, polisi juga mengamankan sepeda motor Scoopy tanpa nopol dan ponsel yang digunakan pelaku.
Kasi Humas Polres Mojokerto Kota membenarkankejadian tersebut. Namun pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail. Saat ini, petugas masih melakukan pengejaran pelaku yang kabur.
“Saat ini yang ditangkap masih satu orang. Satu orang lagi dalam pengejaran dan penyelidikan oleh petugas,” katanya.