Beraksi Saat Subuh, Maling Gasak Becak Warga Mojokerto Terekam CCTV

Photo Author
Administrator, Kabar Mojokerto
- Senin, 20 Mei 2024 | 19:05 WIB
Maling gassk becak warga Lingkungan Kedungkwali, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.
Maling gassk becak warga Lingkungan Kedungkwali, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Kabar Mojokerto- Kawanan pencuri di Mojokerto kian tak pandang bulu. Mereka beraksi saat ada kesempatan. Becak pun digasak.


Hal itu seperti terjadi di Lingkungan Kedungkwali, Kelurahan Miji, Kecamatan Keanggan, Kota Kojokerto. Aksi pencurian yang diduga dilakukan oleh dua orang paruh bayah pada Minggu (19/5/2024) pagi itu terekam closed circuit television(CCTV).


Data yang dihimpun kabarmojokerto.id, sesuai rekaman CCTV  berdurasi 1 menit 30 detik aksi pencurian itu terjadi sekitar pukul 04.15 WIB. Mulanya, video tersebut memperlihatkan dua orang pria berboncengan mengendarai sepeda angin melawati jalan Lingkungan Kedungkwali gang 7.




-
Dua pelaku bergoncengan di jalan Kedungkwali gang 7.


Kala itu, situasi waktu salat subuh. Sebab, terdengar suara azan dan nampak sejumlah perempuan mengenakan mukenah menuju ke musalla. Setelah situasi dirasa aman, salah satu pelaku lantas turun dari sepeda dan langsung menedekati becak yang terparkir di halaman rumah Kholik (51). 


Sementara, rekannya mengayuh sepeda jauh pergi dari lokasi. Tak berselang lama, pelaku pun berhasil menggasak becak tanpa diketahui pemilik dan warga lain.


Kholik membenarkan aksi pencurian tersebut terjadi pada waktu salat subuh. Ia mengaku baru mengetahui becaknya hilang sekitar pukul 07.00 WIB, saat melihat becaknya tidak ada di halaman rumah.


“Becak ditaruh di halaman rumah. Setiap hari ada disini,” katanya kepada wartawan, Senin, (20/5/2024).


Mengetahui kejadian itu, dirinya pun koordinasi dengan  Ketua RT setempat, termasuk meminta memutar rekaman  CCTV  yang ada di tepi jalan. Kholik bilang, aksi pencurian yang menimpa dirinya tidak hanya kali ini saja. Sepeda angin miliknya juga sudah dua kali dicuri.


“Dulu sepeda pancal tahun 2013. 2018 kehilangan lagi sepeda pancal,” ungkapnya.


Akibat kejadian ini, Kholiq hanya bisa pasrah dan tidak bisa bekerja. Ia menyebut akan berusaaha membeli becak lagi. “Nyari dulu, becak sekitar Rp 700 ribuan,” ujarnya.


Kecamatan Kranggan masuk dalam wilayah hukum Polsek Prajurit Kulon. Kapolsek  Prajurit Kulon Kompol Maryoko mengaku belum ada laporan resmi terkait pencurian becak tersebut. Namun, pihaknya telah memerintahkan anggotanya untuk mengecek ke lokasi kejadian.


“Sementara belum ada laporan ke Polsek.


Masih dicek dan lidik anggota,” jawabnya melalui pesan teks.

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X