Kabar Mojokerto- Polisi selidiki laporan dugaan penipuan oleh pria mengaku polisi kepada pedagang es puter di Mojokerto.
Pelaku membawa kabur uang Rp 9 juta lebih milik korban, Slamet Widodo (49). Selain uang tunai, pelaku juga membawa dompet berisi KTP, SIM A, SIM C.
“Saat ini dalam penyelidikan, Insya Allah kita segera kita amankan pelakunya,” kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Siko Sesaria Putra Suma, Rabu (17/4/2026).
Siko menyampaikan, petugas telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Termasuk memeriksa sejumlah rekaman CCTV.
“Saat pertama kejadian langsung ke TKP. (Pemeriksaan CCTV) sudah,” ujar Siko.
Baca Juga: Uang Pedagang Es Puter yang Ditipu Pria Ngaku Polisi untuk Bayar Kuliah Anak
Sebelumnya diberitakan, Slamet menjadi korban penipuan pria mengaku anggota polisi. Uang senilai Rp 9 juta lebih untuk membayar kuliah anaknya raib.
Peristiwa penipuan menimpa pria asal Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada Sabtu (12/4/2025 sekitar pukul 11.30 WIB. Mulanya, ia berhenti untuk istirahat sembari makan mie ayam setelah jualan keliling simpang empat Jalan Pranpanca.
Tiba-tiba seorang pria tak dikenalnya datang menghampiri. Sengiat dia, pria itu menggunakan sepada motor Honda Beat warna hitam bernopol L (satu angka pertama tak diingat) 744 QS.
Pelaku yang mengaku sebagai polisi dari Polres Mojokerto Kota mengajak ke kantor di Jalan Bhayangkara karena akan diborong.
Baca Juga: Kisah Pahit Pembeli Emas yang Mangkal di Emperan Mojokerto, Kerap Ditipu-Digendam
Slamet pun buru-buru mendorong gerobak es puternya mengikuti pelaku. Tetapi, baru berjalan sekitar 20 meter, tepatnya di depan Indomaret Jalan Brawijaya, ia diberhentikan oleh pelaku.
Pelaku merangkulnya sembari meminta menyerahkan KTP beserta tas yang disimpan di dalam laci gerobak. Karena diancam akan ditembak, ia pun tak berani melawan.
Berdasarkan keterangan Slamet, dompetnya berisi KTP, SIM A, SIM C dan uang tunai Rp 9 juta lebih. Ia bilang, pelaku mengambil uang itu dengan dalih sebagai jaminan datang ke Polres.