Kabar Mojokerto - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto memastikan ketersedian obat-obatan untuk korban banjir di Posko Kesehatan aman dan memadai. Menyusul korban banjir di Mojokerto mulai terserang penyakit.
Kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto dr Ulum Rokhmat Rokhmawan mengatakan, pihaknya telah mendirikan posko kesehatan untuk pelayanan kesehatan di Dusun Pendowo, Desa Ngingasrembyong. Tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas disiagakan selama 24 jam secara bergiliran.
“Nakes puskesmas meliputi nakes desa dan puskesmas Induk Sooko sudah kita terjunkan. Mulai hari kita bagi naskes puskesmas sekitar secara bergantian,” katanya kepada Kabar Mojokerto, Rabu (11/12/2024).
Baca Juga: Korban Banjir di Mojokerto Keluhkan Gatal-gatal
Sebelum banjir melanda Mojokerto, lanjut Ulum, Dinkes telah menyiapkan berbagai upaya antisipasi menghadapi bencana musim hujan. Di antaranya, kesiapsiagaaan seluruh puskesmas dan rumah sakit rujukan.
Prinsipnya, ia memastikan setiap fasilitas kesehatan di Kabupaten Mojokerto siap menghadapi potensi bencana di musim penghujan tahun ini. Terutama ketersedian obat. Karena kebutuhan obat-obatan saat bencana banjir melanda Mojokerto terjadi peningkatan.
Oleh sebab itu, Dinkes Kabupaten menyiapkan cadangan obat untuk mengantisipasi lonjakan kasus.
Artikel Terkait
Eceng Gondok, Batang Pohon hingga Sampah Menginvasi Sungai Brantas di Mojokerto
Pemotor Tewas Usai Tabrak Pohon Lalu Jatuh Dihantam Pikap di Bypass Mojokerto
Terancam Putus, Jembatan Pagerluyung di Mojokerto Ditutup Sementara
Perhatikan! ini Batas Aman Motor Matic Trabas Banjir
Nakes di Mojokerto Keliling Terobos Banjir Pakai Perahu Buatan Kartar demi Bantu Warga