Suwarno menyampaikan, sejauh ini ada 6 sapi di 3 Dusun ditemukan mati yang ditengarai karena serangan PMK. “Yang meninggal ada 6 (ekor sapi). Di Dusun Madureso 1, Guyangan 2 dan Gogor 3,” katanya.
Menurutnya, kasus matinya sapi terjadi secara beruntun sejak kasus PMK mulai merebak 2 minggu lalu. Sapi mendadak mati setelah sakit selama 1-2 hari.
“(Sapi yang mati) sudah dikubur. Kasus ini sudah dilaporkan ke dinas terkait agar cepat tertangani,” tandasnya.
Sementara, Kepala Disperta Kabupaten Mojokerto Nuryadi pihaknya sudah melakukan langkah-langkah antisipasi dan pencegahan agar penyakit PMK tak semakin merebak lagi. Pihaknyajuga turun untuk memberikan pengobatan ke sapi-sapi yang terjangkit dan dilaporkan ke Dinas Perteranak Provinsi Jawa Timur.
“Untuk penanganan kiat langsung cek dan memberikan vaksinasi. Kita juga koordinasi dengan provinsi agar diambil sempelnya,” terang Nuryadi.
Artikel Terkait
Arena Judi di Pungging Mojokerto yang Dibakar Beromzet Puluhan Juta, Disamarkan dengan Kandang Sapi
Sapi Hamil di Dlanggu Mojokerto Terperosok Sumur Tua, Proses Evakuasi Pakai Backhoe
Rekomendasi Cara Mengolah Daging Kurban Idul Adha 2023, Gulai Cincang Kikil, Sate Kambing, Rawon, dan Soto Daging Sapi Bening Solo
Pohon Perindang Tumbang di Jalan Pacet-Cangar Mojokerto, Sebabkan Macet