Daging dan Susu Sapi Terinfeksi PMK Aman Dikomsumsi? Ini Penjelasaan Disperta Kabupaten Mojokerto

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Selasa, 31 Desember 2024 | 10:48 WIB
Sapi mati karena terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK) .  (Istimewa)
Sapi mati karena terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK) . (Istimewa)

 

Kabar Mojokerto - Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menjangkit hewan ternak, khususnya sapi, telah memicu keresahan masal atas risiko penularannya kepada manusia. Terutama saat daging sapi terinfeksi itu dikonsumsi.

 

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Mojokerto Tutik Suryaningdyah, menegaskan PMK bukanlah penyakit zoonis atau yang bisa menular ke manusia.

 

Manusia juga tidak memiliki jaringan sel yang bisa menjadi inang virus PMK sehingga virus tersebut tidak bisa berkembang biak pada tubuh manusia.

 

 

Daging dan susu yang berasal dari hewan yang sakit PMK aman dikonsumsi. Virus PMK tidak menular ke orang dan tidak menyebabkan orang sakit. Virus itu harus bisa menempel pada jaringan yang tepat. Di dalam sel tubuh manusia tidak memiliki tempat untuk menempel virusnya itu," tuturnya.

Baca Juga: Kasus PMK Merebak di Mojokerto, 6 Ekor Sapi Dilaporkan Mati

Meski demikian, Tutik mengimbau masyarakat untuk mencuci bagian hewan ternak seperti jeroan, bibir, lidah, kepala, kaki bagian bawah, buntut, dan tulang lebih pada mencegah penyebaran kepada sesama hewan.

 

"Direbus itu mematikan virus jika hewannya tertular sehingga kita tidak makin menyebarkan PMK ke lingkungan yang berpotensi menularkan ke hewan yang sehat," imbuhnya.

PMK atau Food and Mouth Disease (FMD) adalah penyakit hewan menular bersifat akut yang disebabkan virus. Hewan yang rentan tertular yaitu sapi, kerbau, unta, gajah, rusa kambing, domba dan babi

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MBG Tetap Jalan di Bulan Ramadan, Ini Bocaran Menunya

Selasa, 3 Februari 2026 | 16:05 WIB

Korban Keracunan MBG di Mojokerto Kini Capai 261 Anak

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:45 WIB

India Jadi Role Mode MBG, DPR Minta Kaji Ulang

Selasa, 4 November 2025 | 11:06 WIB

Cuaca Panas Ekstrem, Ini 6 Dampak Paparan Sinar UV

Minggu, 19 Oktober 2025 | 15:32 WIB
X