Kabar Mojokerto - Sebanyak 159 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Mojokerto mengalami kekurangan jumlah peserta didik baru dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.
Hal ini terungkap dalam data resmi yang dirilis oleh Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Mojokerto.
Kepala Dindik Kabupaten Mojokerto, Ludfi Ariyono, menjelaskan bahwa proses SPMB jenjang SD dilakukan dalam dua tahap, berlangsung dari 23 Juni hingga 10 Juli 2025.
Dari total 385 SDN yang membuka penerimaan, kuota yang disiapkan mencapai 476 rombongan belajar (rombel), dengan kapasitas maksimal 13.796 siswa baru, masing-masing rombel menampung 28 siswa.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Mojokerto Dibuka 14 Juli 2025, Renovasi Tuntas tapi Sarpras Belum Lengkap
"Dari total itu, sebanyak 159 SDN belum bisa memenuhi kuota rombel yang ditetapkan. Meski begitu, jumlah keseluruhan siswa kelas 1 tahun ini mengalami peningkatan sekitar 250 siswa dibanding tahun lalu," ujar Ludfi pada Kamis (10/7/2025).
Ketimpangan persebaran jumlah siswa baru ini menyasar 18 kecamatan, termasuk Bangsal, Jetis, Gondang, hingga Pacet. Bahkan satu sekolah, yakni SDN Dilem di Kecamatan Gondang, tidak memperoleh siswa baru sama sekali.
Mujiwati, Kabid Pendidikan Dasar Dindik Mojokerto, menyebut tujuh penyebab utama kekurangan siswa. Salah satunya lokasi sekolah yang terpencil dan jumlah anak usia SD yang minim.
Faktor lain yaitu ketimpangan lulusan TK/RA dengan daya tampung SD, jarak sekolah lebih jauh, posisi sekolah di seberang jalan, serta orang tua yang memilih sekolah swasta.
"Sebagai langkah strategis, sekolah yang minim siswa akan diprioritaskan untuk diisi guru PNS, agar dana BOS tidak terbebani untuk menggaji GTT," ujarnya.
Artikel Terkait
Sekolah Rakyat Mojokerto Siap Dibuka Pertengahan Juli, Gubernur Jatim Pastikan Kesiapan
525 Mahasiswa Unair KKN di Mojokerto, Ini Pesan Bupati
Penerimaan Siswa Baru SMP Negeri Mojokerto 2025 Capai 8.676, Ini Sekolah yang Kekurangan Siswa
Sekolah Rakyat Mojokerto Dibuka 14 Juli 2025, Renovasi Tuntas tapi Sarpras Belum Lengkap