Upaya Pelestarian Tari Tradisional di Mojokerto Saat Dance Kpop Menggempur

Photo Author
Fanda Yusnia, Kabar Mojokerto
- Minggu, 6 Oktober 2024 | 22:48 WIB
Latihan gabungan tradisional di  Balai Desa Ketapanrame Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto .  (Rizky Arinka Dwi Cahya)
Latihan gabungan tradisional di Balai Desa Ketapanrame Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto . (Rizky Arinka Dwi Cahya)

 

 

Di tengah gempuran Kpop, para seniman di Mojokerto tidak putus asa mengenalkan dan mengajarkan tari tradisional kepada anak muda. Berbagai cara dilakukan agar tarian tradisional tidak punah. 

 

Hal itu terlihat di Pendopo Balai Desa Ketapanrame, Trawas, Mojokerto, Minggu (6/10/2024). Sanggar Seni Abinaya Trawas dan Tari Greged Pandaan mengelar latihan gabungan.  

Selain anak didik kedua sanggar, latihan turut diikuti oleh para siswa SDN Ketapanrame 1,  guru dari TK PKK 6 Sukoreno dan RA ASH 1.

Nampak pula para mahasiswa KKN Tematik dari Unesa Prodi Seni Drama, Tari, dan Musik.

Baca Juga: Majafest 2023 Mojokerto, Buat Kesan Menarik saat Tari Bedoyo Putri Majaksakti Pecahkan Rekor MURI


Latihan diawali
pemanasan. Kemudian bersama-sama memperagakan tari Remo Gagrak Anyar gaya Suroboyoan. Tarian tersebut karya pemimpin Sanggar Putra Bima Respati Surabaya, Sariono. 

Pelatih Sanggar Tari Abinaya Trawas Mojokerto, Ai Dedek menyampaikan, latihan gabungan ini dihelat tak lain untuk mempererat komunitas seni antar daerah. Dengan adanya wadah ini para siswa dapat menyalurkan bakat. Khususnya di bidang seni tari. 

"Semoga semakin banyak generasi muda yang ingin belajar tari, terutama tari tradisi, di tengah gempuran K-Pop dan modern dance lainnya," katanya. 

Menurutnya, latihan gabungan bukan hanya sebagai simbol kebersamaan. Tetapi, juga menegaskan komitmen bersama untuk memupuk cinta terhadap seni tari dan budaya lokal.

"Dengan harapan yang tinggi, para peserta melangkah pulang, membawa semangat untuk melestarikan seni dan budaya di tengah dinamika zaman yang terus berubah," terang Dedek. 

Baca Juga: Festival Tari Bedaya Khas Mojokerto Tampilkan Ratusan Siswi dari 26 SMP-MTs

 

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hukum Merayakan Hari Valentine Menurut MUI

Jumat, 13 Februari 2026 | 17:48 WIB

Apa Itu Tarhib Ramadhan? Simak Penjelasannya di Sini

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:42 WIB

Doa Nabi Adam untuk Dibaca di Malam Nisfu Syaban

Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:57 WIB

Keutamaan dan Amalan yang Dianjurkan di Bulan Rajab

Sabtu, 20 Desember 2025 | 13:00 WIB

Kemenag Akan Susun Standarisasi Rumah Ibadah di SPBU

Selasa, 18 November 2025 | 11:41 WIB
X