Warga Jombang Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Brantas Mojokerto Setelah Hilang 10 Hari

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Senin, 27 Januari 2025 | 17:06 WIB
Tim gabungan berhasil menemukan jenazah M. Abdul Ghofur yang hilang 10 hari lalu, terapung di Sungai Brantas Mojokerto, setelah melalui upaya evakuasi bersama. (M Lutfi Hermansyah)
Tim gabungan berhasil menemukan jenazah M. Abdul Ghofur yang hilang 10 hari lalu, terapung di Sungai Brantas Mojokerto, setelah melalui upaya evakuasi bersama. (M Lutfi Hermansyah)

Kabar Mojokerto - M. Abdul Ghofur, warga Dusun Sidowaras, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang, ditemukan tewas mengapung di aliran Sungai Brantas, Mojokerto. Korban dilaporkan hilang 10 hari yang lalu. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, mengatakan, pihaknya menerima laporan jenazah korban terapung di Dam Rolak 9 pada Senin (27/1/2025) pagi. Tubuh korban terbawa arus Sungai Brantas menuju aliran Sungai Porong. 

Baca Juga: Siswi SD di Mojokerto Diculik Pengendara Scoopy Merah Saat Pulang Sekolah

"Awalnya kami menerima laporan dari media sosial. Selanjutnya, kami menerjunkan tim gabungan untuk mengevakuasi korban," katanya. 

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Mojokerto, TNI, Polri, PMI, warga, dan sejumlah relawan terlibat dalam evakuasi korban. Jenazah korban berhasil dievakuasi setelah menepi di aliran Sungai Brantas, tepatnya di Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto. 

"Jenazah dievakuasi pada pukul 09.40 WIB dan langsung dibawa ke RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari, Kabupaten Mojokerto," ungkap Khakim. 

Hasil identifikasi melalui sidik jari, lanjut Khakim, terungkap bahwa jenazah tersebut adalah M. Abdul Ghofur asal Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang. 

Baca Juga: Pengobatan 3 Warga Pacet Korban Ambruknya Dinding Rumah Tua Tak Jelas Ditanggung Siapa

Terkait hal ini, BPBD Kabupaten Mojokerto berkoordinasi dengan Pusdalops BPBD Jombang untuk menyampaikan informasi kepada pihak keluarga. 

"Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban telah hilang selama 10 hari setelah berpamitan untuk bekerja," pungkas Khakim.

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X