Kabar Mojokerto - Jalur Pacet menuju rest area Sendi di Mojokerto telah dibuka kembali setelah sempat ditutup akibat longsor. Pembukaan ini mempertimbangkan perekonomian warga sekitar yang bergantung pada pendapatan dari warung-warung di kawasan tersebut.
Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Ridho Rinaldo Harahap, mengatakan bahwa pengguna jalan sudah bisa melalui jalan Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet, namun dengan pembatasan hanya sampai di kawasan Sendi atau pusat kuliner nasi jagung.
"Kalau ke nasi jagung bisa. Pembukaan jalur dengan pembatasan ini mempertimbangkan ekonomi, mengingat pendapatan masyarakat setempat dari warung-warung itu," kata Ridho kepada Kabar Mojokerto, Kamis (10/4/2025).
Baca Juga: Pemkab Mojokerto Anggarkan Rp 66 M untuk Bayar Iuran BPJS Kesehatan Warga Tak Mampu
Namun, pengguna jalan dari Mojokerto yang hendak menuju Batu via Cangar maupun sebaliknya belum bisa melewati jalur alternatif ini. Pembersihan material longsor masih belum rampung sepenuhnya, dan petugas gabungan memperkuat lereng untuk mencegah longsor susulan.
BPBD Kabupaten Mojokerto menggunakan alat pendeteksi pergerakan tanah dan menyatakan bahwa lokasi tanah longsor masih rawan terjadi longsor susulan.
"Kemarin dapat info masih ada pergerakan tanah. Jadi kami tidak akan membuka jalur alternatif Mojokerto-Batu sebelum ada keterangan dari BPBD yang menyatakan aman," ungkap Ridho.
Baca Juga: Pemkot Mojokerto Jadikan Sektor Wisata Budaya Penyeimbang Hadapi Dampak Tarif Impor AS
Akses jalan menuju Cangar ditutup dengan waterbarrier, tepatnya di gapura pintu masuk kawasan Taman Hutan (Tahura) Raya Raden Soerjo. Juga terpasang banner imbauan dan disiagakan anggota kepolisian dari Polsek Pacet dan BPBD Kabupaten Mojokerto.