Kabar Mojokerto - PT Wilmar Padi Indonesia mendonasikan 2.025 bibit pohon kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan dan dukungan terhadap konservasi lingkungan.
Ribuan bibit pohon tersebut diserahkan secara simbolis kepada lima kepala desa dan lima kepala sekolah dalam apel peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia yang digelar di Halaman Kantor Bupati Mojokerto pada Kamis (5/6/2025).
Penyerahan ini turut disaksikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko, yang mewakili Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra. Teguh hadir bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto, Zaqqi.
Baca Juga: Kerusakan Lingkungan di Sekitar Kita Semakin Parah! Yuk Cek Apa Penyebab dan Dampaknya?
Sedikitnya terdapat 21 jenis bibit pohon yang didonasikan oleh PT Wilmar Padi Indonesia, antara lain kluweh, kepuh, petai, sengon, alpukat, durian, nangka, trembesi, jambu air, cerme, salam, kelengkeng, mahoni, ketapang, asem, srikaya, jeruk, belimbing, kedondong, beringin, dan sirsak.
Teguh menyampaikan terima kasih atas donasi bibit pohon tersebut. Ia menjelaskan bahwa distribusi 2.025 bibit pohon ini diprioritaskan untuk Sekolah Adiwiyata dan Desa Berseri di Kabupaten Mojokerto.
"Kami prioritaskan untuk Sekolah Adiwiyata dan Desa Berseri. Kalau nanti ada sisa, bisa dimanfaatkan untuk kegiatan penanaman bersama PT Wilmar Padi Indonesia," ujar Teguh.
Kepala DLH Kabupaten Mojokerto, Zaqqi, menambahkan bahwa terdapat 170 Sekolah Adiwiyata dan 12 Desa Berseri di Kabupaten Mojokerto yang akan menerima bibit pohon. Masing-masing lokasi akan menerima 10 bibit pohon.
Ia juga menyatakan bahwa donasi dari PT Wilmar Padi Indonesia ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan atau pelaku usaha lainnya untuk turut serta berkontribusi dalam konservasi lingkungan.
Baca Juga: PT SAI Tanam 2.000 Pohon di Trawas Mojokerto, Wujud Nyata CSR untuk Lingkungan
"Sebagaimana yang telah dilakukan beberapa perusahaan, kami berharap pelaku usaha bisa melakukan hal serupa sebagai bagian dari upaya konservasi lingkungan dan reboisasi. Pelaksanaannya bisa melalui Bappeda, DLH, atau secara mandiri," jelas Zaqqi.
Sementara itu, Koordinator Ricemill Jawa Timur PT Wilmar Padi Indonesia, Sudarsono, mengungkapkan bahwa bibit pohon yang disumbangkan kepada Pemkab Mojokerto berasal dari pembibitan di greenhouse milik perusahaan serta hasil partisipasi dari seluruh pekerja.
"Harapan kami, dengan kegiatan ini kami dapat berkontribusi lebih dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup, mengurangi dampak pemanasan global, memperbaiki kualitas air, menambah pasokan oksigen, dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program lingkungan yang berkelanjutan," terang Sudarsono.