peristiwa

Awal Musim Hujan, Jalur Pendakian Gunung Welirang-Arjuno Ditutup, Penanggungan Mojokerto Tetap Dibuka

Jumat, 1 November 2024 | 17:19 WIB
Gunung Welirang/Foto: Web Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur.

Kabar Mojokerto - Memasuki awal musim hujan, UPT Taman Hutan Raya Raden Soerjo menutup jalur pendakian ke Gunung Arjuno-Welirang. Penutupan ini berlaku mulai 1 November 2024 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Sementara itu, jalur pendakian ke Gunung Penanggungan di Mojokerto tetap dibuka meskipun terdapat potensi hujan. Hal ini disampaikan oleh UPT Tahura Raden Soerjo melalui surat pengumuman terkait penutupan sementara aktivitas pendakian di kawasan Tahura Raden Soerjo.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa penutupan dilakukan sebagai upaya untuk memulihkan ekosistem serta menjaga keselamatan pendaki di tengah meningkatnya risiko cuaca ekstrem.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Jalan Bypass Mojokerto, 1 Pemotor Tewas Terlindas Truk, 1 Luka

Penutupan mencakup semua jalur pendakian ke Gunung Arjuno-Welirang, termasuk jalur dari Tretes di Prigen, jalur Tambaksari di Purwodadi, jalur Sumber Brantas di Cangar, dan jalur Lawang di Kabupaten Malang.

Khusus untuk pendakian ke Bukit Lincing dan Cendono, jalur tersebut akan ditutup mulai 11 November 2024.

Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat UPT Tahura Raden Soerjo, Ajat Sudrajat, membenarkan informasi ini. Penutupan sejumlah jalur pendakian seiring dengan prakiraan cuaca dari BMKG yang menunjukkan bahwa musim hujan telah tiba, berpotensi mengakibatkan hujan deras disertai angin kencang dan petir.

Baca Juga: Ini Tips dan 7 Jalur Pendakian Gunung Penanggungan Mojokerto

"Aktivitas pendakian akan dibuka kembali jika situasi dan kondisi cuaca di kawasan Tahura Raden Soerjo aman dan kondusif untuk pendakian," terangnya.

Perlu dicatat bahwa penutupan ini tidak mencakup jalur pendakian ke Gunung Penanggungan via Tamiajeng, Trawas, Mojokerto. Menurut Sekretaris LMDH Sumber Lestari, Khoirul Anam, wilayah Kecamatan Trawas saat ini belum terdampak cuaca ekstrem.

"Sementara ini belum ada penutupan jalur pendakian, karena Trawas belum terdampak. Baru hari ini mendung, tadi pagi sempat gerimis," jelas Anam.

Baca Juga: Keindahan Alam di Gunung Butak B9 di Mojokerto, Begini Trekkingnya

Namun demikian, jika potensi cuaca ekstrem mengancam keselamatan para pendaki, jalur tersebut akan ditutup sementara.

"Kami menerapkan sistem buka tutup kondisional. Jika pada hari tertentu atau dalam beberapa hari ke depan tidak memungkinkan untuk dilakukan pendakian, maka jalur akan ditutup," imbuhnya.

Tags

Terkini